Australia dan Mesir akan memperebutkan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 dalam laga knockout babak 32 besar di AT&T Stadium, Arlington, Texas, pada Jumat, 3 Juli 2026.

Kedua tim lolos ke fase gugur setelah menjadi runner-up di grup masing-masing.

>>> BluPetal Jadi Distributor Eksklusif BL Titles Animate International

The Socceroos melaju setelah menang 2-0 atas Turki dan bermain imbang tanpa gol melawan Paraguay.

Sementara itu, The Pharaohs tak terkalahkan dengan kemenangan 3-1 atas Selandia Baru serta hasil imbang melawan Iran dan Belgia.

Menurut statistik Opta yang dilaporkan Sydney Morning Herald, pertahanan Australia hanya kebobolan expected goals-against sebesar 0,06 xG per tembakan selama fase grup, terbaik kedua setelah Spanyol.

Kewaspadaan Tinggi Hadapi Lini Depan Mesir

Bek Australia Alessandro Circati menekankan pentingnya konsentrasi penuh saat menjaga pemain Mesir yang berbahaya.

"Setengah peluang bisa mereka ubah menjadi apa pun yang mereka inginkan. Ini tentang kendali dan membatasi peluang yang mereka ciptakan," ujar Circati.

Gelandang Australia Ajdin Hrustic menambahkan bahwa clean sheet adalah prioritas utama.

"Jika Anda tidak kebobolan, Anda tidak akan kalah. Para bek akan melakukan tugasnya, kami akan membantu, lalu saat bisa, kami akan mencoba maju," kata Hrustic.

Ia juga memperkirakan Mesir akan menerapkan pressing tinggi saat transisi.

"Saya pikir mereka akan menekan dan maju ke depan, sehingga akan ada sedikit ruang," ujarnya.

Penyerang Australia Connor Metcalfe percaya diri dengan penguasaan bola tim setelah performa taktis terbaru.

"Itu mungkin penampilan terbaik kami dengan bola, dan kami tenang. Ke depannya, kami akan berusaha melakukan hal yang sama," kata Metcalfe.