Bangun tidur seharusnya membuat tubuh segar, tetapi banyak orang justru merasakan pusing atau kepala ringan saat membuka mata.

Kondisi ini bisa dipicu oleh berbagai faktor seperti kurang minum, tekanan darah menurun, atau gangguan telinga bagian dalam.

>>> Pertamina Perkuat Budaya HSSE sebagai Fondasi Keandalan Operasional

Meski umumnya sementara, pusing yang berulang perlu diwaspadai.

Cara Mengatasi Pusing Pagi Hari

Perubahan gaya hidup dapat membantu mengurangi keluhan ini. Berikut lima cara yang bisa diterapkan.

1. Penuhi kebutuhan cairan tubuh.

Dehidrasi adalah penyebab utama pusing saat bangun tidur. Kurang minum, tidur di ruangan panas, atau konsumsi alkohol dapat menyebabkan kehilangan cairan.

Selain pusing, dehidrasi juga menimbulkan rasa haus, sakit kepala, dan tubuh lemas. Pastikan asupan cairan tercukupi setiap hari dan batasi minuman berkafein atau alkohol, terutama malam hari.

2. Bangun secara perlahan.

Perubahan posisi mendadak dari berbaring ke berdiri bisa menyebabkan tekanan darah turun drastis (hipotensi ortostatik) yang memicu pusing atau pandangan kabur.

Biasakan duduk di tepi tempat tidur beberapa saat sebelum berdiri. Cara ini membantu tubuh menyesuaikan tekanan darah.

Jika sering terjadi, konsultasikan ke dokter.

>>> Link Live Streaming Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026

3. Kelola stres dengan baik.

Stres berkepanjangan mengganggu kualitas tidur dan membuat tubuh lebih rentan pusing saat bangun. Proses pemulihan selama tidur pun terganggu.

Luangkan waktu untuk relaksasi, meditasi, atau aktivitas yang menenangkan. Mengelola stres juga meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi risiko pusing pagi.

4. Rutin berolahraga.

Olahraga teratur melancarkan sirkulasi darah, menjaga kesehatan jantung, dan menstabilkan tekanan darah. Ini dapat mengurangi pusing saat bangun tidur.

Mulailah dengan aktivitas ringan seperti jalan kaki, bersepeda, atau senam selama 30 menit setiap hari. Lakukan secara konsisten untuk manfaat jangka panjang.

5. Hindari konsumsi kafein berlebihan pada malam hari.

Minuman berkafein seperti kopi, teh, atau minuman energi meningkatkan frekuensi buang air kecil sehingga tubuh kehilangan cairan.

Kafein juga mengganggu kualitas tidur. Batasi konsumsi kafein pada sore atau malam hari agar tubuh tetap terhidrasi dan tidur optimal.

>>> Jasuindo Targetkan Kontribusi Ekspor 30%, Fokus ke Asia dan Afrika

Jika pusing terus berulang atau disertai gejala mengkhawatirkan, segera konsultasi ke dokter untuk diagnosis dan penanganan tepat.