Ahli Digital Forensik Rismon Sianipar membongkar dinamika internal yang terjadi antara Roy Suryo dan Dokter Tifa dalam penanganan kasus tuduhan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Rismon yang pernah menjadi bagian dari tim keduanya menceritakan sejumlah isu yang muncul sebelum kasus tersebut berakhir di pengadilan.

>>> Kartu Merah Balogun Picu Tudingan Ketidakadilan, Messi Jadi Perbandingan

Ia mengatakan dinamika itu terjadi saat dirinya masih satu tim dengan Roy Suryo dan Dokter Tifa di bawah koordinasi Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad.

Tim saat itu menerapkan pola koordinasi yang ketat, termasuk dalam menentukan siapa yang mewakili kelompok untuk tampil di media maupun mengikuti agenda publik.

Pemecatan Dokter Tifa sebagai Klien

Rismon mengungkapkan bahwa Dokter Tifa secara tiba-tiba pernah diberhentikan sebagai klien oleh Abraham Samad.

Ia mengaku tidak mengetahui alasan pasti di balik keputusan tersebut. "Tifa ini dipecat sebagai klien," ujarnya.

Rismon juga menyaksikan perdebatan sebelum keputusan itu diambil. Ia menyebut Dokter Tifa sempat menangis setelah mengetahui dirinya tidak lagi menjadi bagian dari tim.

"Pada saat Tifa ini dipecat, Tifa saat itu nangis, 'Kenapa saya sebagai klien dipecat?' Wah itu seru banget di kantor Abraham Samad," katanya.

>>> Casio Rilis G-Shock Transparan Terinspirasi Streetwear 90-an di AS

Selain itu, Rismon bercerita soal gerakan tak terkoordinasi yang dilakukan Kuasa Hukum Dokter Tifa, Abdullah Alkatiri.

Ia sempat dikeluarkan dari sebuah pertemuan internal karena menghadiri program Indonesia Lawyers Club (ILC) tanpa koordinasi terlebih dahulu.

Sementara itu, Roy Suryo belum memberikan tanggapan soal hal ini. Namun, ia baru-baru ini membantah adanya perpecahan dengan Dokter Tifa.

"Kalau ada berita-berita yang berkembang, dan saya tegaskan juga kemarin sore ketika saya bersama dokter, insya allah kami tetap kompak, kami tetap bersatu," kata Roy.

Ia juga menepis anggapan bahwa pengajuan praperadilan yang ditempuhnya merupakan langkah yang berbeda dengan Dokter Tifa.

Menurut Roy, keputusan tersebut murni pilihannya sendiri dan tidak menunjukkan adanya konflik di antara mereka.

>>> Casio Rilis G-Shock Transparan Terinspirasi Streetwear 90-an di AS

Roy menambahkan bahwa perbedaan pendapat kecil merupakan hal yang wajar dalam sebuah tim. Ia memastikan komunikasi dengan pihak terkait tetap berjalan baik.