FBI telah memperluas investigasi federal terkait pemilu 2020 di Georgia dengan mengerahkan 260 personel intelijen tambahan.

Hal ini terungkap dalam memo internal yang diperoleh CNN pada 2 Juli 2026.

>>> Polisi Geledah Markas Sepak Bola Jerman Terkait Dugaan Korupsi Euro 2024

Memo tersebut menyebutkan bahwa penyelidikan pemilu Georgia menjadi prioritas bagi penegakan hukum federal.

Personel intelijen yang baru ditugaskan akan memperkuat agen federal yang sudah berada di wilayah metropolitan Atlanta.

Sebagian dari personel yang dikerahkan memiliki keahlian dalam analisis data. Mereka akan bekerja secara jarak jauh, menurut sumber penegak hukum yang mengetahui masalah ini.

>>> Tuchel Kritik Aturan FIFA yang Rugikan Inggris Jelang Lawan Meksiko

Langkah ini menyusul rujukan pada Januari lalu oleh Kurt Olsen, seorang penolak hasil pemilu yang ditunjuk Gedung Putih untuk menyelidiki pemilu 2020.

Setelah itu, agen federal melaksanakan penggeledahan di kantor pemilu Fulton County dan menyita 700 kotak berisi dokumen.

Investigasi federal ini menjadi komponen utama dalam upaya berkelanjutan terkait integritas pemilu.

>>> Oliver Kahn Murka: Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe

Selain pemilu 2020, jaksa federal juga telah memeriksa pemilu nasional berikutnya, mendakwa sejumlah kecil individu karena pendaftaran pemilih yang tidak sah, dan menggunakan dewan juri untuk meminta rincian mengenai ribuan pekerja pemilu Fulton County.