Manajer timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengkritik aturan FIFA yang dinilainya merugikan timnya jelang laga babak 16 besar Piala Dunia melawan Meksiko di Kota Meksiko, Minggu.

Pertandingan akan digelar di Stadion Azteca yang berada pada ketinggian 2.240 meter di atas permukaan laut.

>>> Oliver Kahn Murka: Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe

Menurut laporan The Guardian, Asosiasi Sepak Bola Inggris telah melakukan riset mengenai adaptasi ketinggian dengan bantuan berbagai pihak, termasuk tim Olimpiade Inggris.

Hasil riset menunjukkan bahwa waktu terbaik untuk tiba di lokasi adalah 10 hari sebelum pertandingan atau pada hari pertandingan itu sendiri.

Namun, aturan FIFA mewajibkan tim untuk berlatih di lokasi dekat stadion sehari sebelum laga knockout, sehingga Inggris harus terbang dari Kansas City pada Jumat sore.

Meksiko sendiri sudah sangat terbiasa dengan kondisi tersebut karena telah memainkan tiga pertandingan turnamen di Stadion Azteca.

"Rekomendasinya adalah Anda pergi 10 hari sebelumnya – itu terlalu lama bagi kami – atau di menit-menit terakhir, yang tidak diizinkan oleh FIFA," ujar Tuchel.

Manajer asal Jerman itu menjelaskan bahwa perjalanan di hari pertandingan lebih disukai tim berpengalaman ketika waktu adaptasi tidak tersedia.

Akibatnya, timnya harus menerima kompromi yang tidak menguntungkan.

"Ya, itu keuntungan besar bagi Meksiko," jawab Tuchel saat ditanya mengenai keunggulan lawan.

Meski menghadapi kendala logistik, pelatih berusia 51 tahun itu mencatat bahwa datang lebih awal memberi Inggris waktu ekstra untuk beradaptasi dengan ketinggian.

Ketinggian juga memengaruhi pergerakan bola. "Bola akan terbang berbeda.

Mungkin akan melesat lima yard lebih jauh. Ini sulit.