Menteri Keuangan: IKN Masih Sepi, Belum Cocok untuk Pusat Finansial Internasional
Pemerintah Indonesia memastikan bahwa rencana pembangunan Pusat Finansial Internasional (PFI) belum akan diarahkan ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kawasan tersebut belum memenuhi karakteristik yang dibutuhkan untuk menjadi pusat aktivitas keuangan kelas dunia.
>>> Mebius Dust Umumkan 5 Anggota Pemeran Baru
Purbaya secara terbuka menyebut kondisi IKN masih terlalu sepi sehingga belum ideal dijadikan lokasi pusat investasi internasional.
"Mungkin enggak, (IKN) terlalu sepi," ujar Purbaya di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Menurutnya, pemerintah masih mengkaji sejumlah alternatif lokasi yang dinilai lebih siap menampung aktivitas investor global.
Penentuan lokasi akan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kenyamanan pelaku usaha hingga kemudahan akses internasional.
Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah belum mengambil keputusan final mengenai lokasi PFI. Salah satu wilayah yang tengah dipertimbangkan adalah Bali.
"Kan masih dibahas ya, ada alternatif ya mungkin beberapa di Bali. Tapi mungkin ada beberapa titik juga," katanya.
>>> Persona 4 Revival Rilis Trailer Perkenalan Karakter, Siap Rilis Februari 2027
Purbaya menegaskan, prioritas pemerintah adalah memilih wilayah yang paling nyaman bagi investor asing untuk menjalankan kegiatan bisnis dan keuangan.
"Tapi yang jelas, kita akan cari tempat yang paling comfortable untuk internasional investor," ujarnya.
Gagasan membangun pusat finansial khusus sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari strategi memperkuat daya saing tanah air di tengah perubahan geopolitik dunia.
Dalam arahannya kepada jajaran kabinet, presiden menyampaikan pemerintah tengah mencari lokasi terbaik untuk membangun Special Financial Center yang mampu menarik arus investasi internasional.
Menurut Presiden, keberadaan pusat keuangan tersebut akan menjadi instrumen penting untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai negara tujuan investasi yang aman.
>>> Street Fighter 6 Rilis Yasmine Arrives! Fighting Pass, Karakter Baru Hadir Agustus
Pemerintah masih membuka berbagai opsi lokasi sebelum menetapkan kawasan yang dianggap paling mampu memenuhi kebutuhan investor global, baik dari sisi infrastruktur, konektivitas, maupun ekosistem bisnis yang sudah berkembang.
Update Terbaru
PS5 Disc Drive Jadi Tidak Berguna pada 2028? Sony Hentikan Produksi Fisik
Jumat / 03-07-2026, 03:26 WIB
Dow Cetak Rekor Tertinggi, Nasdaq Tertekan Aksi Jual Saham Chip
Jumat / 03-07-2026, 03:26 WIB
Anak 11 Tahun di Kanada Meninggal Akibat Rabies Setelah Terpapar Kelelawar
Jumat / 03-07-2026, 03:26 WIB
Spanyol Siap Hadapi Austria di Piala Dunia, Skuad Pulih Cedera
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
FBI Kerahkan 260 Personel untuk Investigasi Pemilu 2020 di Georgia
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Polisi Geledah Markas Sepak Bola Jerman Terkait Dugaan Korupsi Euro 2024
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Tuchel Kritik Aturan FIFA yang Rugikan Inggris Jelang Lawan Meksiko
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Oliver Kahn Murka: Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
2026-27 NBA Finals: Spurs Favorit, 76ers Naik Setelah Dapat Brown
Jumat / 03-07-2026, 03:15 WIB
PLN Retrofit PLTU untuk Gunakan Batubara Kalori Rendah
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Mantan Atlet Olimpiade Didakwa Rusak Kolam Refleksi Lincoln Memorial
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Mantan Atlet Olimpiade David Hearn Bantah Dakwaan Kasus Reflecting Pool
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
George Kittle dan Istri Terlihat di New York Jelang Pernikahan Taylor Swift
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB






