Samsung mengumumkan investasi besar-besaran senilai lebih dari KRW 140 triliun (sekitar $90 miliar) di wilayah Chungcheong, Korea Selatan.

Dana tersebut akan dialokasikan untuk penelitian, pengembangan, dan produksi panel OLED, memori bandwidth tinggi (HBM), baterai generasi berikutnya, serta substrat kemasan semikonduktor berkinerja tinggi.

>>> Harry Kane Borong Dua Gol, Inggris Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Investasi ini akan didistribusikan ke empat anak perusahaan: Samsung Display, Samsung Electronics, Samsung Electro-Mechanics, dan Samsung SDI.

Proyek ini diperkirakan menciptakan sekitar 250.000 lapangan kerja berkualitas tinggi dan memberikan dorongan signifikan bagi perekonomian Korea Selatan.

Rencana Investasi Masing-masing Unit

Samsung Display akan berinvestasi di pabrik canggih di Asan untuk memperluas produksi panel OLED bagi mobil, robot humanoid, laptop, monitor, kacamata pintar, ponsel, jam tangan, dan headset XR.

>>> 6 Tips Agar Anak Suka Makan Sayur Sejak Dini Menurut Ahli

Samsung Electronics akan membangun pusat produksi HBM generasi berikutnya dengan lima lini manufaktur baru di wilayah Chungcheong dan Onyang.

Langkah ini bertujuan meningkatkan output HBM di tengah lonjakan permintaan akibat AI, yang berpotensi menghasilkan pendapatan tambahan miliaran dolar.

Samsung Electro-Mechanics akan memperluas fasilitas manufaktur substrat kemasan untuk server AI di Sejong, serta berinvestasi dalam R&D teknologi kemasan semikonduktor canggih dan pengembangan bakat di Chungcheong.

>>> Lumio Luncurkan Project Neo, Fitur Pencarian Konten AI via WhatsApp dan Instagram

Samsung SDI, produsen baterai untuk berbagai produk, akan memperluas fasilitas "Motherline" di Cheonan untuk standarisasi dan komersialisasi teknologi baterai generasi berikutnya.