Microsoft dikabarkan tengah bersiap melakukan pemangkasan tenaga kerja besar-besaran di divisi Xbox. Langkah ini disebut akan berdampak pada penutupan sejumlah studio pengembang dan pembatalan proyek game Marvel Blade.

Rumor ini pertama kali mencuat melalui laporan The Verge yang mengutip sumber internal. Efisiensi ini disebut akan berujung pada penutupan, merger, atau penjualan beberapa studio.

>>> Update Harga iPhone Juli 2026: Seri iPhone 17 Alami Kenaikan

Lima Studio Terancam Ditutup

Microsoft disebut sedang mempertimbangkan untuk menutup setidaknya lima studio internal. Salah satu yang paling terancam adalah Arkane Studio, pengembang asal Prancis yang dikenal lewat seri Dishonored.

Arkane Studio saat ini tengah mengembangkan game adaptasi pahlawan super Marvel, yaitu Blade. Proyek tersebut kini terancam dibatalkan secara permanen sebagai bagian dari pemotongan biaya divisi gaming.

Menurut laporan, proyek Marvel Blade diperkirakan baru bisa rilis pada akhir tahun 2027 dan memakan anggaran melebihi batas.

>>> Gigabyte Resmi Rilis Aorus GeForce RTX 5080 Infinity dan Infinity Wood dengan Desain Premium

Selain penutupan, Microsoft juga menjajaki opsi menjual Arkane Studio ke pihak lain.

Laporan Bloomberg awal bulan ini juga menyebut rencana restrukturisasi besar Microsoft. Perusahaan dikabarkan berusaha melepas studio lain seperti Compulsion Games, Double Fine, dan Ninja Theory.

>>> Booster Pack Ancaman Bayangan Resmi Rilis, Bawa Strategi Baru Pokemon TCG

Tambahan dari GamesBeat minggu ini menyebut nasib serupa untuk Undead Labs. PHK karyawan Xbox rencananya dimulai pada 6 Juli di bawah arahan Asha Sharma.