AS dan Iran Majukan Perundingan Doha di Tengah Ketegangan Regional
Perundingan tidak langsung antara Amerika Serikat dan Iran di Doha mencapai kemajuan positif pada Rabu, 1 Juli 2026.
Qatar dan Pakistan bertindak sebagai mediator dalam sesi teknis tingkat rendah yang membangun kerangka kerja tingkat tinggi sebelumnya di Swiss.
>>> USA Hockey Umumkan Skuad 48 Pemain untuk World Junior Summer Showcase 2026
Wakil Presiden AS JD Vance mengonfirmasi bahwa diskusi diplomatik di Qatar berjalan konstruktif.
"Masih sangat awal, tetapi perundingan berjalan baik," kata Vance saat berbicara kepada personel militer di Naval Air Station Oceana, Virginia.
Vance menjelaskan bahwa negosiator teknis saat ini duduk bersama pihak Iran, Qatar, dan lainnya di Doha untuk membahas detail.
Ia menekankan bahwa pemerintahan AS tetap fokus pada program atom Teheran seiring berjalannya pertemuan.
"Kami khawatir tentang masalah nuklir, kami akan mulai membahasnya, jadi saat ini perundingan berjalan baik," ujar Vance.
Kemajuan diplomatik ini terjadi di tengah ketegangan parah antara Iran dan Israel.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengancam akan memberikan respons kuat segera terhadap potensi serangan militer Israel.
>>> Pochettino Pimpin USMNT dengan Akar Sepak Bola yang Dalam
Ancaman itu menanggapi pernyataan Menteri Pertahanan Israel Israel Katz yang menyebut Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei sebagai target pembunuhan.
Sementara itu, keamanan maritim di dekat Selat Hormuz tetap tidak stabil.
Lalu lintas kapal harian stabil di sekitar 35 kapal, turun dari rata-rata 110 sebelum perang.
Angkatan Laut AS juga memulai operasi pencarian setelah helikopter MH-60S Sea Hawk dari USS George H.W. Bush jatuh di Laut Arab pada Rabu.
Tiga dari empat awak helikopter telah ditemukan dan dalam kondisi stabil di kapal. Satu awak lainnya masih hilang dan sedang dicari.
Pejabat menyatakan tidak ada indikasi insiden akibat aksi permusuhan, dan penyebab kecelakaan masih diselidiki.
>>> Nike Rilis Film Pendek 'Rip the Script' Bintangi Mbappé hingga Kim Kardashian
Media pemerintah Iran melaporkan bahwa sebuah kapal kontainer asing yang diidentifikasi sebagai kapal Arista yang terkena sanksi AS kandas setelah menyimpang dari rute yang disetujui di selat tersebut.
Update Terbaru
In-N-Out Burger Buka Enam Gerai Baru di Lima Negara Bagian
Kamis / 02-07-2026, 11:07 WIB
Proyek Anime ZAN Karya Yoshitaka Amano Umumkan Staf Berpengalaman Mecha
Kamis / 02-07-2026, 11:06 WIB
Netflix Rilis Docuseries True Crime 'Worst Neighbor Ever'
Kamis / 02-07-2026, 11:05 WIB
Swiss Hadapi Aljazair di Babak 32 Besar Piala Dunia
Kamis / 02-07-2026, 11:05 WIB
Kostum Era 1990-an untuk Prequel Legally Blonde Dikembangkan
Kamis / 02-07-2026, 11:01 WIB
Francis Huster Bela Zidane soal Sundulan di Final Piala Dunia 2006
Kamis / 02-07-2026, 11:00 WIB
Timnas AS Kalahkan Bosnia 2-0, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia
Kamis / 02-07-2026, 11:00 WIB
Daftar 10 Tim Tersingkir di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 11:00 WIB
Rupiah Lesu ke Rp17.977 per Dolar AS Pagi Ini
Kamis / 02-07-2026, 11:00 WIB
Kemenperin Minta Kepastian Insentif EV untuk Industri dan Konsumen
Kamis / 02-07-2026, 11:00 WIB
Desainer Kostum Ungkap Rahasia Lemari Pakaian Prequel Legally Blonde
Kamis / 02-07-2026, 10:57 WIB
Wardah Raih Cannes Lion Pertama Lewat Hear in Hijab 2026
Kamis / 02-07-2026, 10:56 WIB
Claude Fable 5 Kembali Aktif, Anthropic Buka Akses Global
Kamis / 02-07-2026, 10:56 WIB
Apa Itu Panda Parenting? Pola Asuh Santai yang Bikin Anak Mandiri
Kamis / 02-07-2026, 10:56 WIB






