Profil Serikat Santo Pius X (SSPX) yang Suka Membangkang Paus
Serikat Santo Pius X atau Society of Saint Pius X (SSPX) kembali menjadi sorotan setelah membangkang aturan Vatikan.
Mereka menunjuk empat uskup baru tanpa persetujuan Paus Leo XIV.
>>> Kemenkeu Tunjuk Tokopedia, Shopee, Lazada, dan Blibli sebagai Pemungut Pajak Baru
Kelompok Katolik ultra-tradisionalis ini memiliki sekitar 600 ribu pengikut di seluruh dunia. Mereka berencana menahbiskan dua warga Prancis, satu warga Amerika Serikat, dan satu warga Swiss.
Upacara pentahbisan akan digelar dalam misa berbahasa Latin di ladang Econe, Swiss. Acara ini diperkirakan berlangsung sekitar empat jam dan dihadiri sekitar 15.000 umat.
Lokasi tersebut sama dengan tempat pendiri SSPX, Marcel Lefebvre, menahbiskan empat uskup tanpa persetujuan Vatikan 38 tahun lalu.
Pembangkangan ini memicu Paus Leo XIV menyurati SSPX dan memohon pembatalan.
"Saya memohon dan meminta dengan sepenuh hati kepada Anda: tolong batalkan niat ini dan kembalilah!" tulis Paus Leo XIV dalam suratnya pada Senin.
Ia menyebut pentahbisan tersebut sebagai "tindakan skismatik".
Pemimpin tertinggi SSPX, Pastor Davide Pagliarani, menegaskan kelompoknya tetap melanjutkan pentahbisan. Ia bersikeras bahwa SSPX "bukan kelompok skismatik maupun musuh Gereja".
Apa Itu Serikat Santo Pius X?
SSPX merupakan kelompok Katolik ultra-tradisionalis yang menyatakan diri memisahkan diri dari Gereja Katolik Roma. Kelompok ini didirikan pada 1970 di Swiss oleh Uskup Agung asal Prancis, Marcel Lefebvre.
SSPX menolak berbagai reformasi liberal yang diperkenalkan melalui Konsili Vatikan II pada 1960-an. Lima tahun setelah berdiri, kelompok ini secara resmi dibubarkan oleh Uskup Fribourg.
Pada 1988, SSPX tetap menahbiskan empat uskup tanpa persetujuan Paus, yang berujung pada ekskomunikasi.
>>> DPR Rahasiakan Draf RUU Ketahanan Siber Selama Pembahasan
Update Terbaru
Luis Romo Kuasai Statistik Lini Tengah Jelang Meksiko vs Ekuador
Rabu / 01-07-2026, 17:40 WIB
76ers Incar Dean Wade di Bursa Bebas NBA
Rabu / 01-07-2026, 17:40 WIB
Hasil Pemilu Primer Colorado: Weiser dan Hickenlooper Menang
Rabu / 01-07-2026, 17:36 WIB
50 Anggota Parlemen Eropa Desak FIFA Investigasi Infantino soal Penghargaan untuk Trump
Rabu / 01-07-2026, 17:36 WIB
Kontrak Shueisha untuk Manga Karakter Marvel Berakhir 30 September
Rabu / 01-07-2026, 17:36 WIB
Zlatan Ibrahimovic Curi Perhatian sebagai Analis Piala Dunia Fox Sports
Rabu / 01-07-2026, 17:36 WIB
Presiden FIFA Puji Iran Tak Terkalahkan di Piala Dunia, Pemain Keluhkan Logistik
Rabu / 01-07-2026, 17:35 WIB
Strawberry Moon 2026 Terbit Sebagai Bulan Purnama Terendah Tahun Ini
Rabu / 01-07-2026, 17:35 WIB
Jackpot Mega Millions Naik Jadi Rp542 Miliar Setelah Drawing
Rabu / 01-07-2026, 17:35 WIB
Ronald Koeman Mundur sebagai Pelatih Belanda Usai Tersingkir di Piala Dunia
Rabu / 01-07-2026, 17:30 WIB
Gelombang Panas Ekstrem Ancam 44 Juta Warga AS Jelang Libur 4 Juli
Rabu / 01-07-2026, 17:30 WIB
Bristol NHS Trust Pertimbangkan Satukan Layanan Darurat ke Satu Rumah Sakit
Rabu / 01-07-2026, 17:29 WIB
Polisi Chicago Cari Pelaku Percobaan Penculikan Anak di Portage Park
Rabu / 01-07-2026, 17:29 WIB
Gelombang Panas Ancam 44 Juta Orang Jelang Libur 4 Juli
Rabu / 01-07-2026, 17:28 WIB






