Tim Nasional Iran menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada masyarakat Meksiko setelah perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 berakhir.

Meski tersingkir di fase grup, Iran menegaskan tidak akan melupakan kebaikan yang mereka terima selama berada di negara tersebut.

>>> Profil Andi Saputra, Satu-satunya Hakim yang Minta Nadiem Makarim Bebas

"Keramahtamahan sejati adalah tentang rasa hormat, kemanusiaan, dan martabat. Kami tidak akan pernah melupakan kebaikan masyarakat Tijuana," demikian pernyataan resmi Timnas Iran, dikutip Rabu (1/7).

Iran menyebut hubungan yang terjalin selama turnamen akan terus dikenang dan dapat mempererat hubungan diplomatik antara Iran dan Meksiko.

"Meksiko akan selalu menjadi lebih dari sekadar negara tuan rumah bagi kami; Meksiko adalah rumah kedua dan tim kedua kami mulai hari ini dan seterusnya," tulis pernyataan tersebut.

Kedekatan Iran dengan Meksiko bermula setelah ketegangan politik antara Teheran dan Washington. Ketegangan itu memaksa tim memindahkan pusat latihan dari Tucson, Arizona, ke Tijuana.

Selama kompetisi, Tijuana menjadi markas utama Iran. Tim harus bolak-balik untuk menjalani pertandingan sebelum kembali ke Meksiko.

Meski Amerika Serikat memberikan kelonggaran aturan perjalanan menjelang laga terakhir, Iran tetap diwajibkan kembali ke Tijuana.

>>> Paraguay Hadapi Prancis di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Sebelumnya, Iran juga meninggalkan pesan terima kasih di ruang ganti Stadion SoFi, Los Angeles. Namun penghormatan terbesar diberikan kepada masyarakat Tijuana yang menerima mereka dengan hangat.

Selain Meksiko, Iran juga memberikan apresiasi kepada Mesir. "Piala Dunia akan berakhir.

Para penyelenggara akan berganti.

Tetapi Iran, Mesir dan Meksiko yang dibangun di atas kebenaran, rasa hormat dan martabat manusia akan tetap bertahan sepanjang sejarah," tulis Timnas Iran.

Meski gagal melaju ke babak gugur setelah gol kemenangan atas Mesir dianulir akibat offside tipis, Iran memilih menutup perjalanan dengan menyampaikan penghormatan kepada masyarakat yang mendukung.

Bagi Iran, keramahan warga Tijuana menjadi kenangan paling berharga sepanjang Piala Dunia 2026.

>>> Nadiem Makarim: Hakim Tahu Saya Tak Bersalah, Tapi Tak Berani Tatap Mata

Mereka menegaskan Meksiko bukan hanya tuan rumah, melainkan rumah kedua yang selalu istimewa di hati Tim Melli.