Sebaliknya, film ini memperkenalkan karakter baru sambil berusaha menangkap atmosfer, tempo, dan ketegangan yang meningkat yang membuat seri survival horror ini terkenal.

Pendekatan kreatif ini telah membagi penggemar lama, terutama mereka yang berharap melihat protagonis tercinta seperti Leon atau Chris menjadi pusat perhatian.

Meminjam Irama dari Game

Meskipun menceritakan kisah orisinal, Cregger mengatakan ia telah mempelajari apa yang membuat game Resident Evil begitu efektif.

"Rasanya seperti satu urutan raksasa," jelasnya. "Hal-hal mulai terjadi sekitar lima menit, dan pada dasarnya tetap seperti itu sampai akhir."

Ia menambahkan bahwa salah satu aspek favoritnya dari game adalah bagaimana pemain bergerak melalui serangkaian lingkungan unik, masing-masing menghadirkan ancaman dan tantangan baru.

"Yang saya sukai dari game adalah Anda berpindah dari satu set piece ke set piece lainnya. Setiap lokasi memiliki tantangan unik.

Jadi sekali lagi, saya meminjam langsung dari game dalam irama itu, di mana Anda hanya berlari melalui sebuah rintangan," ujarnya.

Filosofi itu menunjukkan bahwa reboot akan memprioritaskan tempo yang tak henti-hentinya dan horor bertahan hidup daripada menciptakan ulang momen-momen spesifik dari game.

>>> Samsung Umumkan Varian, Harga, dan Diskon Galaxy M47 untuk India

Film Resident Evil baru dijadwalkan tayang di bioskop pada 18 September, dengan Cregger berharap interpretasi segarnya akan menarik bagi penggemar lama dan pendatang baru yang mencari kisah horor bertahan hidup yang berbeda.