Pelatih berusia 63 tahun tersebut juga menyoroti tingginya intensitas pertandingan yang semakin berat karena cuaca panas di Massachusetts.

Kondisi itu membuat para pemain harus menguras tenaga lebih besar, terutama saat bertahan dan melakukan transisi permainan.

“Memang benar kami kekurangan beberapa hal, tetapi intensitas pertandingan sangat tinggi.

Suhu tinggi dan kebutuhan untuk pulih dengan cepat serta menutup ruang sering kali membuat kami kekurangan energi untuk menyerang,” pungkasnya.

Keberhasilan menumbangkan Jerman memastikan Paraguay melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

>>> Prancis Gilas Swedia 4-2 Jelang Duel 32 Besar Piala Dunia 2026

Hasil ini menjadi salah satu kejutan paling mengejutkan di fase gugur turnamen sejauh ini dan menegaskan status Paraguay sebagai kuda hitam yang patut diperhitungkan.