Nama Mufli Budi Ananda menjadi perhatian publik setelah masuk dalam jajaran Dewan Komisaris PT Krakatau Posco. Penunjukan tersebut memicu rasa ingin tahu masyarakat terhadap latar belakang pendidikan dan perjalanan karier sosok yang selama ini dikenal sebagai asisten Raffi Ahmad.

Perbincangan mengenai Mufli ramai bergulir di media sosial sejak Sabtu, 27 Juni 2026. Selain profil pribadinya, riwayat pendidikan Mufli menjadi salah satu informasi yang paling banyak dicari.

in1

>>> 3 Rekomendasi Bedak Tabur di Alfamart yang Bikin Makeup Lebih Awet

Riwayat Pendidikan Mufli Budi Ananda

Berdasarkan data yang tercantum pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), Mufli Budi Ananda mengawali pendidikan tinggi melalui program Diploma III Teknik Listrik di Politeknik Bunda Kandung, Jakarta Selatan.

Ia tercatat mulai menjalani perkuliahan pada 24 September 2007 dan berhasil menyelesaikan pendidikan D3 sebelum melanjutkan studi ke jenjang sarjana.

Setelah lulus diploma, Mufli melanjutkan pendidikan S1 pada Program Studi Teknik Industri di Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) Jakarta sekitar 2014.

Namun, berdasarkan data akademik yang tersedia, status studinya berakhir setelah mengajukan pengunduran diri pada Tahun Ajaran 2018/2019.

Karier Sebelum Menjadi Komisaris

Sebelum namanya masuk dalam struktur Dewan Komisaris PT Krakatau Posco, Mufli dikenal luas sebagai asisten Raffi Ahmad. Dalam perannya tersebut, ia mendampingi berbagai aktivitas pekerjaan dan bisnis sang presenter.

Meski beberapa kali tampil dalam konten media sosial maupun program televisi bersama Raffi Ahmad, Mufli lebih banyak bekerja di balik layar sehingga informasi mengenai perjalanan profesionalnya masih relatif terbatas.

Nama Masuk Jajaran Komisaris PT Krakatau Posco

Saat ini nama Mufli Budi Ananda telah tercantum dalam susunan Dewan Komisaris PT Krakatau Posco sebagaimana tercantum pada laman resmi perusahaan.

PT Krakatau Posco merupakan perusahaan patungan antara PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan POSCO Korea yang mengoperasikan fasilitas pabrik baja terpadu di Cilegon, Banten.

Hingga kini belum terdapat penjelasan resmi dari PT Krakatau Posco maupun Mufli Budi Ananda mengenai latar belakang penunjukan dirinya sebagai komisaris. Meski demikian, keputusan tersebut telah menjadi perhatian publik dan memunculkan berbagai pencarian terkait profil serta riwayat pendidikannya.