Jude Bellingham memberikan pujian kepada Harry Kane usai Inggris memastikan diri sebagai juara Grup L Piala Dunia 2026.

The Three Lions menundukkan Panama 2-0 di MetLife Stadium, Minggu (28/6) pagi WIB.

in1

>>> Said Iqbal Buka Suara soal Sekjen dan 1,3 Juta Anggota Sayap Politik Mundur

Dua gol di babak kedua dicetak oleh Bellingham dan Kane. Kemenangan ini mengunci posisi Inggris sebagai pemuncak klasemen Grup L dengan tujuh poin.

Bermain di bawah hujan deras, Inggris kesulitan di babak pertama. Kebuntuan pecah pada menit ke-60 saat Bellingham memanfaatkan umpan sepak pojok Bukayo Saka.

Unggul satu gol membuat kepercayaan diri Inggris meningkat. Bellingham kemudian memberikan umpan silang akurat yang disundul Kane untuk menggandakan keunggulan.

Gol tersebut menjadi catatan monumental bagi Kane. Ini merupakan gol ketiganya di turnamen ini, setelah sebelumnya mencetak dua gol ke gawang Kroasia.

Torehan itu membawa Kane melewati rekor Gary Lineker sebagai pencetak gol terbanyak Inggris di Piala Dunia dengan 11 gol.

Bellingham menyebut rekor itu sangat layak didapatkan Kane.

>>> Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat

"Target pertama berhasil tercapai. Kami datang ke sini dengan target per tahap, dan kini kami sukses menjuarai grup.

Rekor itu adalah hal yang sangat layak didapatkan oleh Harry Kane," ujar Bellingham seperti dilansir situs resmi FIFA.

Lolos sebagai juara grup sangat krusial bagi Inggris. Mereka menghindari potensi bentrok dengan Spanyol di babak 16 besar.

Inggris kini bersiap terbang ke Atlanta untuk melakoni laga babak 32 besar pada 1 Juli mendatang. Lawan mereka adalah salah satu tim peringkat ketiga terbaik.

Jika berhasil, Inggris akan bertolak ke Mexico City untuk babak 16 besar. Potensi menghadapi tuan rumah Meksiko di Stadion Azteca, tempat Inggris disingkirkan Maradona pada 1986.

Pelatih Thomas Tuchel puas dengan performa timnya. "Kami melakukan apa yang harus kami lakukan.

>>> 3 Rekomendasi Cushion di Indomaret untuk Hasil Makeup Glowing Natural

Sekarang turnamen yang sebenarnya baru dimulai di babak sistem gugur," ucap Tuchel optimistis.