Prancis Hancurkan Norwegia 4-1, Dembélé Cetak Hattrick
Prancis memastikan status juara Grup I Piala Dunia setelah mengalahkan Norwegia 4-1 pada Jumat (28/6). Kemenangan ini melengkapi tiga kemenangan beruntun Les Bleus di fase grup.
Ini pertama kalinya Prancis memenangkan semua pertandingan grup sejak 1998, tahun di mana mereka menjadi juara dunia. Pelatih Didier Deschamps absen karena kembali ke Prancis setelah ibunya meninggal.
>>> Cara Cek Pencairan 2 Jenis Bantuan Sosial Tambahan yang Masuk ke Rekening Juni 2026
Dembélé Bersinar dengan Hattrick
Ousmane Dembélé menjadi bintang dengan tiga golnya.
Pemain PSG dan peraih Ballon d'Or 2025 itu kini memiliki empat gol di Piala Dunia ini, menyamai rekan setimnya Kylian Mbappé.
Hattrick Dembélé adalah yang tercepat kedua oleh pemain starter dalam sejarah Piala Dunia, hanya dalam 32 menit. Rekor tersebut dipegang Erich Probst dari Austria pada 1954.
Norwegia melakukan kesalahan dengan memberi ruang bagi Dembélé di dalam kotak penalti. Ketika ia memotong ke kaki kirinya, tidak ada yang bisa menghentikannya.
Keputusan Solbakken dan Peluang Norwegia
Pelatih Norwegia Stale Solbakken memilih merotasi pemain, termasuk mencadangkan Erling Haaland dan Martin Odegaard. Keputusan ini diambil demi menjaga kebugaran tim untuk babak gugur.
>>> 10 Aplikasi Penghasil Uang Terpercaya Cair ke DANA di 2026
Meski kalah, Norwegia menciptakan banyak peluang dan bahkan gagal mengeksekusi penalti. Solbakken menilai hasil ini tetap positif karena timnya mampu bersaing melawan raksasa seperti Prancis.
Haaland sebelumnya menyatakan tidak terlalu peduli dengan pertandingan ini karena Norwegia sudah lolos. Ia mengakui Prancis mungkin akan menang dan menjadi juara turnamen.
Prancis akan menghadapi Swedia di babak 16 besar, sementara Norwegia bertemu Pantai Gading. Kekalahan ini dianggap sebagai hasil yang bisa diterima oleh Norwegia.
Dengan kemenangan sempurna di grup, Prancis menunjukkan kedalaman skuad yang luar biasa. Selain Dembélé, mereka memiliki Mbappé, Michael Olise, dan Désiré Doué di lini depan.
Meski masih ada celah di pertahanan, kekuatan serangan Prancis jauh melampaui kelemahan tersebut. Tim asuhan Guy Stephan (menggantikan Deschamps) tampil solid dan disiplin.
>>> Israel Akan Tarik Pasukan dari Dua Wilayah di Lebanon
Gelandang Aurelien Tchouameni menyampaikan belasungkawa untuk Deschamps dan bertekad membuat pelatih bangga. Ia tampil kuat di lini tengah dan menjadi motor permainan Prancis.
Update Terbaru
Heo Nam Jun Cerita Pernah Jadi Kuli Bangunan Sebelum Terkenal
Sabtu / 27-06-2026, 17:37 WIB
7 Gaya OOTD Gading Marten dan Medina Dina yang Serasi, Cocok untuk Couple
Sabtu / 27-06-2026, 17:37 WIB
Choi Woo Shik Disorot Usai Video Paris Fashion Week Picu Tuduhan Rasisme Online
Sabtu / 27-06-2026, 17:36 WIB
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco, Riwayat Pendidikan Mufli Budi Ananda Disorot
Sabtu / 27-06-2026, 17:30 WIB
Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan di Infobank MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026
Sabtu / 27-06-2026, 17:21 WIB
3 Tablet Samsung 5G Terbaik untuk Koneksi Cepat Tanpa WiFi
Sabtu / 27-06-2026, 17:21 WIB
9 Ciri-Ciri Orang Tua yang Anaknya Bakal Sukses di Masa Depan
Sabtu / 27-06-2026, 17:21 WIB
Motorola Luncurkan moto Pad 70 PRO di India dengan Layar 13 Inci 3.5K 144Hz dan Snapdragon 8s Gen 4
Sabtu / 27-06-2026, 17:19 WIB
Cek PIP 2026 Pakai NISN dan NIK, Ini Caranya Lewat Online
Sabtu / 27-06-2026, 17:18 WIB
Jadwal Masuk Sekolah 2026/2027: Senin, 13 Juli 2026
Sabtu / 27-06-2026, 17:18 WIB
Dameria Chaterina Magdalena Diangkat sebagai Anggota Dewan Komisaris InJourney, Berikut Rekam Jejaknya
Sabtu / 27-06-2026, 17:15 WIB
Mengapa Saya Lebih Pilih Nest Audio 6 Tahun daripada Google Home Speaker Baru
Sabtu / 27-06-2026, 17:07 WIB
Bek Inggris Reece James Absen di Laga Pamungkas Fase Grup karena Cedera Hamstring
Sabtu / 27-06-2026, 17:07 WIB
Kanada Ungguli Afrika Selatan di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Sabtu / 27-06-2026, 17:07 WIB






