Obsession, film horor psikologis garapan sutradara dan penulis Curry Barker, telah mencuri perhatian global sejak tayang pada Mei 2026 di Hollywood.

Perjalanan film ini di box office sejak rilis 15 Mei disebut sebagai catatan sejarah baru yang langka.

in1

>>> Menko Zulhas Akui Keresahan Mitra BGN, Janji Tinjau Laporan

Dibuat dengan anggaran hanya US$750 ribu, Obsession awalnya dibeli Focus Features di Toronto International Film Festival 2025 dengan nilai sekitar US$15 juta.

Keputusan itu langsung membuahkan hasil manis saat pekan perdana film meraup US$17,1 juta secara domestik.

Lonjakan Tak Biasa di Pekan Kedua dan Ketiga

Berbeda dari film horor lain yang biasanya turun drastis di pekan kedua, penjualan tiket Obsession justru melonjak 39 persen.

The Hollywood Reporter mencatat lonjakan ini sebagai yang terbesar di era modern untuk periode di luar libur Natal.

Momentum berlanjut ke pekan ketiga dengan kenaikan 14 persen, menyamai pencapaian film klasik E. T.

garapan Steven Spielberg.

>>> Gempa Bumi Venezuela Guncang Stadion Baseball, Pemain Berlari

Rekor Baru di Pekan Keempat dan Kelima

Di pekan keempat, Obsession hanya turun tipis 7 persen, mencatat rekor performa terbaik untuk film horor sepanjang sejarah.

Memasuki pekan kelima, film ini masih mengantongi US$19 juta di pasar domestik, dengan total pendapatan Amerika Utara mencapai US$188,3 juta.

Secara global, Obsession telah meraup US$286,4 juta hingga 14 Juni, melampaui angka US$200 juta dan menjadi film terlaris sepanjang sejarah Focus Features.

Capaian ini juga menumbangkan rekor The Blair Witch Project yang bertahan 27 tahun sebagai film hasil akuisisi festival dengan pendapatan tertinggi.

Obsession dibintangi Michael Johnston dan Inde Navarrette, berkisah tentang Bear yang menggunakan suvenir mistis untuk membuat rekan kerjanya jatuh cinta, namun berujung obsesi berbahaya.

>>> Wimbledon 2026: Jadwal, Draw, Wildcard, dan Cara Nonton di TV

Film ini baru tayang di Indonesia pada 26 Juni dan berpotensi menambah pendapatan globalnya.