Kehamilan biasanya identik dengan jeda dari kekhawatiran akan kehamilan baru. Namun, ada fenomena langka bernama superfetasi, di mana seorang wanita bisa hamil lagi saat sedang hamil.

Fenomena ini sangat jarang terjadi, bahkan tidak ada statistik pasti. Namun, sains mengakui kemungkinannya.

in1

>>> 5 Cara Alami Menjaga Telinga Tetap Bersih Tanpa Korek Kuping

Setidaknya ada tiga kasus yang dikonfirmasi di dunia.

Apa Itu Superfetasi?

Superfetasi adalah kehamilan ganda yang terjadi ketika tubuh wanita berovulasi lagi setelah pembuahan pertama. Padahal, secara normal, wanita berhenti berovulasi saat hamil.

Selain itu, rahim biasanya beradaptasi untuk satu embrio dan menghasilkan penyumbat lendir sebagai penghalang. Namun, pada kasus superfetasi, mekanisme ini gagal.

>>> 9 Fakta Budaya Unik Qatar yang Membingungkan Dunia

Untuk mengalami superfetasi, wanita harus berovulasi saat hamil atau memiliki rahim yang terbagi. Kedua kondisi ini sangat langka, sehingga hanya ada kurang dari 10 kasus dalam literatur medis.

Bagaimana Proses Persalinan?

Meski terdengar rumit, persalinan pada superfetasi tidak selalu dramatis. Kedua bayi biasanya memiliki usia kandungan yang berdekatan.

Bayi yang lahir pada usia 37-38 minggu dianggap sehat. Ibu bisa menjadwalkan persalinan di antara perkiraan kelahiran kedua bayi.

>>> Ramalan Zodiak Cinta 22 Juni: Aquarius Lebih Perhatian, Virgo Hargai Pasangan

Jika kedua bayi tumbuh normal, risiko tinggi mungkin tidak ada. Namun, masalah bisa muncul jika satu bayi jauh lebih muda atau kurang berkembang.