Tim medis segera memasuki lapangan setelah diketahui kaki kiri Kone mengalami patah tulang. Pertandingan sempat terhenti cukup lama ketika pemain berusia 23 tahun itu mendapatkan penanganan.

Kone akhirnya ditandu keluar lapangan. Meski mengalami cedera berat, ia masih sempat melambaikan tangan ke arah penonton saat meninggalkan arena pertandingan.

in1

Pemain yang kini membela Sassuolo tersebut diketahui merupakan rekan setim bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, sejak keduanya bergabung pada musim 2025-2026.

Kanada Dominan Sejak Awal

Kanada membuka keunggulan pada menit ke-16 melalui Cyle Larin. Penyerang bernomor punggung sembilan itu memanfaatkan bola muntah hasil penyelamatan Mahmoud Abunada atas tembakan Jonathan David.

Keunggulan bertambah pada menit ke-29 ketika David menyambar bola dengan tendangan voli yang mengarah ke tiang dekat dan gagal dijangkau kiper Qatar.

Menjelang turun minum, David kembali mencatatkan namanya di papan skor. Ia memanfaatkan umpan silang Alistair Johnston dan menyelesaikan bola rebound setelah sundulannya sempat ditepis kiper lawan.

Meski unggul jumlah pemain, Kanada baru menambah gol keempat setelah jeda. Nathan Saliba yang masuk menggantikan Kone langsung memberi dampak lewat eksekusi tendangan bebas yang bersarang ke dalam gawang Qatar.

Gol bunuh diri Ahmed Al Mannai memperlebar selisih menjadi lima gol sebelum David menutup pesta Kanada pada masa injury time. Penyerang Juventus itu mengontrol bola di kotak penalti, memutar badan, lalu melepaskan tembakan kaki kiri untuk menyempurnakan hattrick.

Catatan Bersejarah Jonathan David

Tiga gol yang dicetak David menghadirkan rekor tersendiri. Ia menjadi pemain tuan rumah pertama yang mencetak hattrick di Piala Dunia sejak Geoff Hurst melakukannya pada edisi 1966.

Kanada juga mencatat jumlah gol lebih banyak dalam satu pertandingan ini dibandingkan total gol yang mereka hasilkan pada seluruh penampilan sebelumnya di ajang Piala Dunia.