"Namun, saya merasa jauh lebih baik dibandingkan Maret lalu dan saya siap bermain.

Fokus utama saat ini adalah memenangkan Piala Dunia dan menjadi versi terbaik dari diri saya untuk tim," lanjut Bukayo Saka.

Keyakinan dari Kesuksesan Klub

Kepercayaan diri Saka juga terdongkrak setelah berhasil mengantarkan Arsenal meraih trofi Premier League untuk pertama kalinya dalam 22 tahun terakhir.

"Mengetahui apa yang dibutuhkan untuk menjadi juara itu penting dan hal itu memberi Anda keyakinan yang lebih besar.

Itu memberi Anda lebih banyak kepercayaan diri dan kebebasan," cetus Bukayo Saka.

Pengalaman meraih kesuksesan di level klub diakui membuatnya semakin termotivasi meraih prestasi serupa di kancah internasional. "Ketika Anda meraih kesuksesan dan merasakannya, Anda ingin melakukannya lagi.

Ada dua kemungkinan jalan, tetapi bagi saya pribadi, saya benar-benar ingin mengulanginya dan itu membuat saya makin lapar akan kesuksesan," tutur Bukayo Saka.

Di sisi lain, Thomas Tuchel mengisyaratkan akan mengelola menit bermain Saka selama turnamen karena kondisi fisiknya.

Saka tidak mempermasalahkan jika harus berbagi peran dengan winger murni lainnya, Noni Madueke. "Noni seperti saudara bagi saya dan kami menikmati persaingan serta bermain bersama," ungkap Bukayo Saka.

Pencapaian 50 penampilan bersama tim nasional di usia muda menjadi kebanggaan tersendiri bagi dirinya menjelang laga pembuka.

"Tidak banyak pemain yang bisa mencapai itu, especially di usia yang masih muda. Jadi saya merasa bangga," ujar Bukayo Saka.

>>> Bangunan di Kebon Jeruk Terbakar saat Proses Pembangunan

Komitmen tinggi yang ditunjukkan oleh Saka dipastikan akan terus berada dalam pengawasan ketat tim medis Arsenal sepanjang turnamen berlangsung.