Di era disrupsi teknologi dan AI, kemampuan beradaptasi dan berinovasi menjadi kunci. Tahun Baru Hijriah harus menjadi titik balik untuk melahirkan gagasan baru.

Pelajaran ketiga adalah perubahan membutuhkan sistem yang baik dan manusia yang baik. Keduanya saling melengkapi.

Rasulullah membangun individu beriman sekaligus tatanan sosial melalui kesepakatan dan institusi.

Pelajaran keempat adalah perubahan harus berpijak pada nilai-nilai luhur. Kemajuan teknologi tanpa moral dapat menimbulkan masalah baru.

Nilai kejujuran, amanah, keadilan, dan gotong royong harus tetap menjadi kompas.

Momentum 1 Muharram 1448 Hijriah diharapkan menjadi pengingat untuk berhijrah menuju kebaikan, dari kepentingan sempit ke kemaslahatan luas, dari rutinitas ke transformasi, dan dari pragmatisme ke nilai luhur.

>>> Pemkot Solo Sinkronkan Dua Kubu Keraton Jelang Kirab Malam 1 Suro

Semoga Tahun Baru Islam ini memperkuat ikhtiar menghadirkan kebaikan dan membangun peradaban yang berkeadilan serta diridhai Allah SWT.