Pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Yordania keluar sebagai juara Grup G dengan 13 poin dari enam pertandingan.

Mereka unggul atas Arab Saudi berkat selisih gol meski mengoleksi jumlah poin yang sama.

Performa impresif itu berlanjut pada putaran ketiga ketika Yordania finis di posisi kedua Grup B, hanya berada di bawah Korea Selatan.

Mereka mampu mengungguli Irak, Oman, Palestina, dan Kuwait untuk mengamankan tiket langsung ke Piala Dunia.

Pencapaian tersebut semakin istimewa karena Yordania berhasil mengungguli negara-negara yang pernah tampil di putaran final Piala Dunia, seperti Irak dan Kuwait.

Selain itu, Yordania datang ke Amerika Serikat dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjadi runner-up Piala Asia 2023.

Dalam perjalanan menuju final, mereka mampu menyingkirkan Irak dan Korea Selatan sebelum akhirnya takluk dari tuan rumah Qatar.

Kekuatan Kedua Tim

Austria yang ditangani Ralf Rangnick memiliki kombinasi menarik antara pengalaman dan energi muda.

Nama-nama senior seperti David Alaba, Marko Arnautovic, dan Marcel Sabitzer tetap menjadi tulang punggung tim, sementara generasi muda seperti Paul Wanner dan Carney Chukwuemeka menambah kedalaman skuad.

Alaba masih menjadi figur sentral di lini belakang sekaligus pemimpin tim. Pengalamannya bersama Real Madrid dan tim nasional Austria membuatnya menjadi sosok yang sangat berpengaruh.

Di lini tengah, Austria mengandalkan kreativitas Sabitzer serta intensitas permainan Konrad Laimer. Keduanya menjadi elemen penting dalam skema pressing agresif yang menjadi ciri khas Rangnick.

Sementara itu, Arnautovic tetap menjadi andalan di lini depan.

Penyerang berusia 37 tahun tersebut merupakan pemegang rekor penampilan dan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Austria.