CARUT MARUT BANK JATIM: Dugaan Kebocoran 5,7 Juta Data Nasabah Muncul di Tengah Sorotan Kasus Internal
Dalam penjelasan resminya, bank menyebut proses penelusuran dilakukan segera setelah informasi tersebut beredar luas. Komunikasi juga dibangun dengan pihak terkait untuk mendalami dugaan insiden tersebut.
1. Investigasi Segera Dilakukan
Bank Jatim menyatakan tim internal langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap informasi yang beredar serta menelusuri kemungkinan sumber permasalahan.
2. Tidak Ditemukan Gangguan pada Sistem Internal
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal terhadap sampel data yang beredar, perusahaan mengaku tidak menemukan indikasi adanya gangguan maupun intervensi terhadap sistem teknologi informasi internal.
Manajemen juga menegaskan data yang beredar tidak berkaitan dengan transaksi keuangan nasabah maupun informasi kredensial layanan perbankan.
3. Berkoordinasi dengan BSSN
Untuk memperkuat proses verifikasi, Bank Jatim telah melakukan koordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara melalui platform Cyber Threat Intelligence Sharing (CTIS).
Kolaborasi tersebut dilakukan guna mencocokkan dan menganalisis informasi yang beredar sehingga diperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai dugaan kebocoran data.
4. Menjamin Perlindungan Nasabah
Manajemen menegaskan perlindungan data pribadi nasabah tetap menjadi prioritas. Perusahaan menyatakan akan menjalankan seluruh prosedur keamanan sesuai ketentuan yang berlaku serta standar kepatuhan informasi.
Bukan Kali Pertama
Dugaan kebocoran data ini menambah daftar persoalan yang menyeret nama Bank Jatim dalam beberapa tahun terakhir. Pada Oktober 2021, isu serupa juga sempat mencuat dan menjadi perhatian publik.
Kabar terbaru tersebut muncul saat sejumlah kasus lain yang melibatkan Bank Jatim masih menjadi sorotan, termasuk penyidikan dugaan korupsi kredit fiktif di wilayah Nganjuk dan Jember serta kasus pembobolan dana yang melibatkan oknum pegawai internal.
Hingga kini, belum ada kepastian apakah data yang beredar benar berasal dari sistem Bank Jatim. Proses verifikasi dan investigasi masih terus berlangsung.
Update Terbaru
Spesifikasi Tecno Pova 8 5G: Baterai 8.000 mAh dan Kamera Sony untuk Gaming
Selasa / 16-06-2026, 17:40 WIB
Tim SAR Evakuasi Tiga Pendaki Kelelahan dan Cedera di Gunung Klabat
Selasa / 16-06-2026, 17:35 WIB
Daop 6 Yogyakarta Catat 72.596 Penumpang Saat Libur Tahun Baru Islam
Selasa / 16-06-2026, 17:34 WIB
PLN UID Sulselrabar Catat 369 Pelanggan Baru Agrikultur pada Mei 2026
Selasa / 16-06-2026, 17:28 WIB
Audi A6 Allroad Terbaru Hadir dengan Fender Lebar ala RS6
Selasa / 16-06-2026, 17:20 WIB
Bulog Lhokseumawe Siapkan Pasokan Pangan untuk Koperasi Desa Merah Putih
Selasa / 16-06-2026, 17:20 WIB
Jamaah Haji Aceh Wafat Bertambah Jadi 10 Orang, Satu Meninggal di Madinah
Selasa / 16-06-2026, 17:20 WIB
China Desak Myanmar Ambil Langkah Pembangunan yang Didukung Rakyat
Selasa / 16-06-2026, 17:16 WIB
Galaxy Z Fold 8 Dipastikan Gunakan Chip Snapdragon
Selasa / 16-06-2026, 17:12 WIB
Samsung Galaxy S26+ vs Galaxy S26: Perbedaan Utama yang Perlu Diketahui
Selasa / 16-06-2026, 17:04 WIB
1.920 Pelajar Aceh Ikut Pawai Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Selasa / 16-06-2026, 17:00 WIB
Harga Bensin dan Solar di Selandia Baru Turun pada Mei
Selasa / 16-06-2026, 17:00 WIB
Berapa Kekayaan Rakin Khan? Sosok yang Dikabarkan Dekat dengan Fuji Jadi Sorotan
Selasa / 16-06-2026, 16:58 WIB
Diduga 5,7 Juta Data Nasabah Bank Jatim Bocor, Bank Belum Beri Penjelasan Resmi
Selasa / 16-06-2026, 16:55 WIB






