Berdasarkan Surah Luqman ayat 34, hanya Allah yang mengetahui perkara gaib, termasuk hari kiamat, turunnya hujan, isi rahim, masa depan, dan kematian seseorang.

Khutbah 5: Jangan Menunda Taubat

Tahun baru Islam menjadi kesempatan memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui taubat.

Taubat merupakan kebutuhan setiap manusia karena tidak ada seorang pun yang luput dari kesalahan.

Taubat tidak harus menunggu dosa besar, melainkan juga untuk menyucikan hati dari iri, dengki, atau sombong.

Allah SWT berfirman, "Maka tetaplah engkau berada di jalan yang benar sebagaimana diperintahkan kepadamu, begitu pula orang-orang yang telah bertaubat bersamamu.

Dan janganlah kamu melampaui batas. Sungguh, Allah Maha Melihat segala yang kamu kerjakan."

(QS. Hud: 112)

Khutbah 6: Meneladani Semangat Hijrah

Bulan Muharram mengingatkan pada peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah sebagai strategi perjuangan menegakkan agama Allah.

Semangat hijrah kini dapat diterapkan dengan berpindah dari kebiasaan buruk menuju kebiasaan yang lebih baik.

Nilai hijrah meliputi perkembangan ilmu dan akhlak, keberanian keluar dari belenggu negatif, serta meninggalkan perilaku jahiliah modern seperti korupsi dan penipuan.

Allah SWT berfirman, "Orang-orang yang beriman, berhijrah, dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa mereka memiliki kedudukan yang lebih tinggi di sisi Allah.

Mereka itulah orang-orang yang memperoleh kemenangan. Tuhan mereka memberikan kabar gembira berupa rahmat, keridaan, dan surga yang di dalamnya terdapat kenikmatan yang abadi."

(QS. At-Taubah: 20-21)

Khutbah 7: Meneguhkan Akhlak Mulia

Salah satu tujuan utama diutusnya Rasulullah SAW adalah menyempurnakan akhlak manusia melalui kejujuran, amanah, santun, dan kasih sayang.

Rasulullah SAW bersabda bahwa beliau diutus untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak.

Di tengah tantangan moral modern, Allah SWT mengingatkan, "Demi masa.

Sungguh, manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, saling menasihati dalam kebenaran, dan saling menasihati dalam kesabaran."

(QS. Al-'Asr: 1-3)

>>> Dishub DKI Tiadakan Ganjil Genap Hari Ini karena Libur Tahun Baru Islam

Cara menjaga akhlak di tengah tantangan zaman adalah menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan, mengendalikan hawa nafsu, serta menumbuhkan empati kepada sesama.