Pelatih Bubista menjadi sosok kunci di balik ketangguhan tim Hiu Biru. Ia berhasil membangun skuad dengan organisasi pertahanan yang disiplin, fleksibilitas taktis, serta skema serangan balik yang mematikan.

"Kami ingin menunjukkan apa yang kami lakukan selama kualifikasi.

Kami ingin bersaing dengan identitas kami dan memainkan semua pertandingan dengan keberanian dan organisasi untuk menunjukkan kepada dunia siapa kami sebagai tim dan sebagai negara," kata Bubista dikutip dari laman FIFA.

"Kami tahu betapa sulitnya ini dan kami menyadari nilai Spanyol, tetapi pertandingan tetap dimainkan di lapangan."

Kualitas permainan Tanjung Verde juga mendapat pengakuan dari pihak lawan. Pelatih Spanyol menilai sang lawan memiliki kesiapan fisik dan taktik yang matang untuk bersaing di level tertinggi.

"Mereka adalah tim dengan konsep taktis yang sangat jelas. Mereka membangun serangan dengan sangat baik.

Mereka memiliki pemain yang kuat secara fisik. Banyak dari mereka bermain di Eropa dan berada di level kompetitif tersebut," kata Luis de la Fuente.

>>> Justin Hubner Resmi Nikahi Jennifer Coppen di Bali, Ivar Jenner Menangis

"Ini akan menjadi pertandingan yang mengharuskan kami tampil maksimal untuk bersaing."