Di sisi lain, warga lokal Meksiko justru memberikan sambutan hangat bagi para pemain Iran yang terisolasi dari akomodasi utama mereka.

Jose Leyva, warga Tijuana berusia 28 tahun yang mengagumi penyerang Mehdi Taremi, mengatakan, "Saya sangat bersimpati kepada mereka.

Menurut saya, politik tidak seharusnya dicampur dengan olahraga."

Leyva juga mengkritik perlakuan diskriminatif yang diterima delegasi Iran. "Saya pikir itu tidak benar.

Mereka diperlakukan seperti teroris," ujarnya.

Dukungan moral juga datang dari kalangan mahasiswa setempat. Lisa Arambula, mahasiswi hukum di Meksiko, mengatakan, "Kami ingin mereka merasakan semua kasih sayang yang kami berikan.

Meksiko selalu menyambut pengunjung dengan tangan terbuka."

>>> Brasil Imbangi Maroko 1-1 di Piala Dunia 2026, Vinícius Júnior Bintang Lapangan

Meskipun terganggu akibat pembatalan uji coba melawan Puerto Riko dan Grenada, Iran sempat meraih kemenangan 3-0 atas tim U21 lokal Tijuana pada 10 Juni 2026 sebagai bagian dari adaptasi formasi 4-2-3-1 sebelum terbang menuju Los Angeles.