Ketua Asosiasi Sepak Bola Palestina Jibril Rajoub masih menanti kepastian visa dari otoritas Amerika Serikat untuk dapat menghadiri turnamen Piala Dunia 2026.

Keresahan mengenai hambatan administratif dan potensi penolakan masuk oleh negara tuan rumah tersebut dilaporkan oleh Associated Press, sebagaimana dilansir dari Investor Daily.

>>> Liverpool Rombak Staf Kepelatihan Jelang Kedatangan Andoni Iraola

"Sepak bola seharusnya menyatukan dunia, bukan menjadi ajang eksklusif yang membatasi kehadiran perwakilan dari berbagai negara," ungkap Jibril Rajoub.

Meskipun status izin masuknya ke Amerika Serikat masih menggantung atau terindikasi ditolak, Rajoub sebenarnya telah mengantongi akreditasi resmi untuk berpartisipasi dalam turnamen tersebut.

Sebelumnya, Rajoub sempat menghadiri pertandingan pembuka antara Meksiko dan Afrika Selatan yang digelar di Mexico City pada Jumat (12/6/2026).

Kasus Visa Bermasalah Bukan Pertama Kali

Kasus penolakan izin masuk ke wilayah Amerika Serikat ini bukan yang pertama kali terjadi dalam penyelenggaraan turnamen tahun ini.

>>> Liverpool Rombak Staf Kepelatihan Jelang Kedatangan Andoni Iraola

FIFA telah mengonfirmasi bahwa wasit asal Somalia, Omar Artan, batal memimpin pertandingan di Piala Dunia 2026 akibat larangan masuk dari otoritas Amerika Serikat.

Protes keras juga dilayangkan oleh Federasi Sepak Bola Iran yang mengklaim pihak Amerika Serikat membatalkan kuota suporter mereka secara sepihak dan menolak visa sejumlah anggota delegasi tim nasional.

Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli ini diikuti oleh 48 tim nasional dan diselenggarakan di tiga negara, yaitu Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.

>>> Arsenal Serius Pertimbangkan Rekrut Christos Tzolis Musim Panas Ini

Hingga saat ini, pihak penyelenggara belum memberikan tanggapan resmi mengenai langkah mitigasi terkait kendala visa yang dialami oleh para delegasi internasional tersebut.