Gengsi dan nilai komersialnya akan sangat tinggi jika melawan mereka," ujar Raja Isa.

Menurutnya, pertandingan melawan tim-tim besar tersebut akan memberikan pengaruh serta dampak yang signifikan bagi perkembangan kualitas permainan anak asuh John Herdman ke depan.

"Hasil apa pun nanti pasti berpengaruh besar terhadap performa Timnas Indonesia," lanjut Raja Isa.

Dia menambahkan bahwa pertandingan melawan negara-negara Afrika yang memiliki rekam jejak di Piala Dunia dapat menjadi tolok ukur utama untuk menilai sejauh mana tingkat pencapaian taktis dan fisik para pemain Indonesia.

"Negara Afrika yang sudah punya sejarah di Piala Dunia bisa jadi tolok ukur sampai dimana pencapaian Timnas Indonesia nanti.

Kita akan tahu bagaimana para pemain menghadapi tim dengan fisik lawan, taktikal, kecepatan, dan punya pengalaman di Piala Dunia.

Lebih bagus lagi kalau melawan Maroko, tim teratas di Afrika yang berkembang sangat pesat," tutur Raja Isa.

>>> Pecco Bagnaia Akui Keunggulan Start Motor Honda di MotoGP

Catatan sejarah mencatat bahwa pada era kepelatihan Shin Tae-yong, Timnas Indonesia juga tercatat pernah menghadapi tim asal Afrika lainnya, yakni Libya dengan hasil kekalahan 1-2, serta Burundi dengan catatan satu kali menang 3-0 dan satu kali imbang 2-2.