Legenda sepak bola Luciano Leandro meminta para suporter untuk mengesampingkan rivalitas antarklub demi memberikan dukungan penuh kepada Timnas Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan menanggapi ketegangan antara gelandang Timnas Indonesia, Beckham Putra, dengan sejumlah oknum suporter usai laga melawan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Selasa (9/6/2026).

>>> Ana/Trias Kalahkan Wakil Taiwan, Lolos ke Final Australian Open 2026

Beckham yang membela Persib Bandung terlibat adu mulut karena menerima cercaan terkait asal klubnya saat mengitari lapangan, sebelum akhirnya dilerai oleh Kevin Diks.

Rivalitas Klub Harus Dilupakan Saat Bela Negara

Mantan pemain Persija Jakarta dan PSM Makassar ini menilai persaingan antarklub adalah hal yang lumrah, namun harus dilupakan saat pemain membela negara.

"Rivalitas harus ada. Suporter masing-masing yang sayang kepada tim yang dia dukung," ujar Luciano Leandro.

Pria asal Brasil tersebut menambahkan bahwa fokus utama seluruh pendukung seharusnya tertuju pada pencapaian skuat Garuda di lapangan.

"Tapi, setelah itu kalau dia masuk timnas, klub harus kita kesampingkan. Pikirannya untuk dukung timnas, dalam hal ini Timnas Indonesia," tambahnya.

Luciano kemudian membandingkan situasi tersebut dengan atmosfer sepak bola di Brasil yang memiliki rivalitas sengit, seperti antara Flamengo dan Vasco da Gama.

>>> Bawaslu Buka Beasiswa S1 hingga S3 di UI untuk PNS

Ia menegaskan bahwa seluruh elemen suporter di Brasil akan bersatu tanpa memandang latar belakang klub asal pemain ketika mengenakan jersi tim nasional.

"Tapi, kalau mereka masuk ke timnas, kita lupakan dari mana dia berasal. Kita hanya dukung Brasil.

Seluruh pemain adalah pemain dari tim Brasil dan kita sangat siap untuk dukung mereka," ujar Luciano.

Harapan serupa disampaikannya agar bisa diterapkan secara menyeluruh oleh para pendukung sepak bola di tanah air.

"Itu yang mudah-mudahan terjadi di Indonesia.

Waktu masuk ke timnas Indonesia, lupakan sejenak dari klub mana dia berasal, apakah Persija, Persib, atau Persebaya, dll. Tujuannya hanya timnas Indonesia," tuturnya.

>>> Iran Perketat Pengamanan Cadangan Uranium di Tengah Rencana Kesepakatan dengan AS

Sebelumnya, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji juga telah mengimbau suporter untuk fokus mendukung Timnas Indonesia, sementara Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menyatakan akan menindak tegas pelaku intimidasi.