Enam chatbot AI populer diuji untuk memprediksi dua tim yang akan masuk ke babak final serta pemenang Piala Dunia 2026.

Hasilnya menunjukkan dominasi prediksi yang menjagokan tim nasional Spanyol dan Perancis sebagai kandidat terkuat.

>>> Celah Keamanan Soundbar Creative Katana V2X Bisa Retas Komputer Jarak Jauh

Pengujian ini memberikan gambaran komprehensif mengenai bagaimana kecerdasan buatan memanfaatkan data performa terkini untuk melakukan analisis taktis olahraga.

Dominasi Prediksi Spanyol

Mayoritas model AI yang diuji, mencakup ChatGPT, Perplexity, Grok, dan DeepSeek, secara seragam menjagokan Spanyol untuk mengangkat trofi.

Pengembang AI memanfaatkan landasan data berupa status juara Euro 2024 milik Spanyol, kombinasi skuad senior-junior yang matang, serta konsistensi performa di bawah simulasi lembaga analisis.

DeepSeek secara spesifik menyoroti faktor regenerasi pemain berjalan baik yang menjadi keunggulan utama skuad La Furia Roja dalam menghadapi turnamen panjang ini.

Kekuatan Perancis Menurut Gemini dan Claude

Berbeda dengan mayoritas, Gemini dan Claude memberikan penilaian lebih tinggi kepada kedalaman skuad Perancis.

Evaluasi berbasis AI menunjukkan bahwa kemampuan rotasi pemain menjadi faktor yang sangat krusial mengingat Piala Dunia 2026 mengalami ekspansi format menjadi 48 negara peserta.

Claude memproyeksikan Perancis akan menundukkan Brasil di final berkat generasi emas mereka, sedangkan Gemini menempatkan Perancis sebagai juara di atas kandidat kuat lainnya seperti Argentina.

Perbandingan dengan Simulasi Superkomputer

Data dari pengujian AI ini sejalan dengan simulasi industri yang dilakukan oleh EA Sports melalui game EA Sports FC 26 serta superkomputer statistik Opta yang memposisikan Spanyol sebagai favorit utama dengan peluang berkisar 15-16 persen.

Kendati demikian, model statistik dari University of Reading memunculkan hasil berbeda dengan menempatkan Argentina di posisi puncak.