Fabio Quartararo menyatakan kekecewaannya terhadap proyek motor baru Yamaha V4. Menurutnya, motor tersebut belum menunjukkan perkembangan signifikan sejak pertama kali diuji pada September 2025.

Pebalap Monster Energy Yamaha itu mengungkapkan hal ini pada Jumat (12/6/2026). Ia menilai prototipe motor masih berada di posisi yang sama seperti awal pengujian.

>>> Muhammad Kiandra Ramadhipa Siap Hadapi Sirkuit Estoril di Moto3 Junior

"Saya tidak senang dengan bagaimana kami meningkatkan motor kami. Ini sama seperti September 2025," ujar Quartararo.

Mantan juara dunia itu berharap ada langkah besar dari prototipe awal hingga versi saat ini. Namun, hasil di lintasan belum berubah.

Meski mengkritik, Quartararo menegaskan situasi ini tidak akan merusak hubungan baik dengan Yamaha. "Saya akan selalu bersyukur kepada Yamaha atas apa yang sudah kami lakukan," katanya.

Ia menyadari dua musim terakhir menjadi periode sulit bagi kedua belah pihak. "Tentu saja, dua tahun terakhir bukan periode terbaik yang kami jalani bersama.

Tetapi saya tidak berpikir enam bulan akan mengubah hubungan kami," ujarnya.

Quartararo juga menjabarkan beberapa titik lemah krusial pada motor Yamaha V4. "Grip.

>>> Real Madrid Alihkan Target ke Ousmane Dembele Usai Transfer Julian Alvarez Buntu

Lalu kami punya masalah dengan kemampuan menikung, kecepatan tertinggi, akselerasi, aerodinamika," jelasnya.

Lambatnya respons perbaikan juga dipicu fokus pabrikan yang terbagi untuk regulasi mendatang. "Kami sudah mulai sedikit terlambat dengan V4.

Dan jika saya berada di posisi mereka, tentu mereka juga harus mempersiapkan motor 850 cc untuk tahun depan," kata Quartararo.

Ia pesimistis akan ada perubahan besar pada sisa balapan musim ini. "Jadi saya rasa kami tidak akan melihat reaksi apa pun untuk tahun ini," ujarnya.

Karier Quartararo di kelas utama sepenuhnya dihabiskan bersama Yamaha sejak debut pada 2019. Penurunan performa motor mulai dirasakan sejak paruh kedua 2022.

>>> 5 Rekomendasi Sepatu Lari Murah agar Tidak Mudah Cedera

Sejak awal musim 2023, Quartararo hanya mampu meraih empat podium grand prix. Masa depan kursi pebalap utama Yamaha untuk musim 2027 dirumorkan akan diisi Jorge Martin.