Ia meraih gelar doktor di bidang hukum dari Cornell University, Amerika Serikat, dan tercatat sebagai advokat berkualifikasi di Thailand.

Kepeduliannya terhadap pendidikan hukum diwujudkan melalui The Bajrakitiyabha Fund for Legal Education pada 2006. Lembaga ini memberikan beasiswa bagi mahasiswa Thailand yang ingin mendalami hukum di almamaternya.

Pengabdian Publik dan Reformasi Penjara

Kiprah Putri Bajrakitiyabha di sektor publik dimulai awal 2000-an. Ia pernah menjabat sebagai Duta Besar Thailand untuk Austria dan perwakilan untuk PBB di Wina.

Di dalam negeri, ia mendedikasikan diri di Kantor Jaksa Agung Thailand dan aktif sebagai duta persahabatan untuk UN Women.

Ia juga terlibat dalam Kantor PBB untuk Urusan Narkoba dan Kejahatan (UNODC).

Fokus utama perjuangannya adalah reformasi institusi pemasyarakatan, khususnya untuk kesejahteraan narapidana perempuan. Hal ini diwujudkan lewat proyek kerajaan Kamlangjai (Inspirasi) yang mendampingi perempuan dan anak di lembaga tahanan.

Melalui kampanye advokasinya, Majelis Umum PBB mengadopsi Aturan Bangkok (The Bangkok Rules) pada 2010. Aturan tersebut menjadi pedoman internasional untuk meningkatkan kualitas hidup tahanan perempuan.

>>> Capcom Raih Satu Juta Wishlist untuk Resident Evil Veronica Remake

Atas dedikasinya, Raja Vajiralongkorn menganugerahinya pangkat Jenderal Angkatan Darat pada 2021. Pada Agustus 2025, ia ditunjuk sebagai wakil komandan Komando Keamanan Kerajaan, meski saat itu masih dalam perawatan.