>>> PSIM Yogyakarta Resmi Lepas Penyerang Asal Inggris Deri Corfe

Guna memecah kebuntuan, Australia mencoba melepaskan beberapa tembakan dari luar kotak penalti.

Salah satu tendangan jarak jauh dari Haine Eames masih bisa diamankan dengan baik oleh penjaga gawang Dafa Algasemi.

Garuda Muda kembali memperoleh kesempatan berharga pada menit ke-80 lewat kaki Dimas Adi, tetapi bola tendangannya belum tepat sasaran.

Ketika laga diperkirakan akan berlanjut ke babak tambahan, petaka justru menghampiri Indonesia.

Marcus Edward Neill sukses meloloskan diri dari jebakan offside pada menit ke-90. Dengan tenang, ia memperdaya Dafa Algasemi untuk mengubah papan skor menjadi 1-0 sekaligus mengunci kemenangan Australia.

Hasil minor ini memperpanjang catatan negatif Garuda Muda yang kembali gagal membalas kekalahan dari Australia pada ajang yang sama sepuluh tahun silam.

Pada Piala AFF U-19 2016, Indonesia juga takluk dengan skor 1-3.

Selain itu, terdapat catatan evaluasi penting bagi tim kepelatihan Nova Arianto mengenai konsentrasi lini belakang. Gawang Timnas Indonesia U-19 tercatat selalu kebobolan ketika pertandingan memasuki babak kedua.

Sebelum gol Marcus Neill pada menit akhir laga ini, gawang Indonesia juga sempat dibobol oleh pemain Vietnam, Nguyen Quoc Khanh, yang mencetak gol pada menit ke-74 dalam pertandingan sebelumnya.

Akibat kekalahan ini, tim asuhan Nova Arianto dijadwalkan akan memperebutkan tempat ketiga dengan menghadapi Kamboja U-19.

>>> Meksiko Ungguli Afrika Selatan di Babak Pertama Piala Dunia 2026

Kamboja sendiri gagal melaju ke final setelah menderita kekalahan telak 0-4 dari Thailand U-19 pada laga semifinal lainnya.