Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Muti mendorong agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berjalan secara berkelanjutan.

Dorongan ini disampaikan setelah menerima aspirasi dari mayoritas peserta didik yang menginginkan program tersebut dilanjutkan.

>>> Jadwal Live Streaming Semifinal Piala AFF U-19 2026: Indonesia Vs Australia

“Mereka (para murid) menyatakan MBG harus terus dilanjutkan,” kata Mu’ti usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Menurut data operasional, hingga 10 Juni 2026, program ini telah menjangkau sekitar 80,7% dari total peserta didik secara nasional.

Jumlah penerima manfaat mencapai kisaran 43 juta siswa dari total 53 juta peserta didik di Indonesia.

Program MBG dinilai memberikan dampak positif terhadap tingkat kehadiran, motivasi belajar, hingga capaian prestasi akademik para siswa.

“Dampaknya sangat positif, baik dalam hubungannya dengan tingkat kehadiran di sekolah maupun dalam hubungannya dengan motivasi belajar, dan prestasi akademik,” ujar Muti.

>>> TVRI Gandeng Fola Play untuk Streaming Piala Dunia 2026

Evaluasi berkala tetap dilakukan untuk menjaga kualitas pelaksanaan di lapangan.

Di sisi lain, pemerintah juga melakukan penyegaran struktur kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memastikan transparansi operasional.

Saat ini, Kepala BGN dijabat oleh Nanik S Deyang, didampingi Agustina Arum Sari serta Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.

Langkah penegakan hukum juga sedang berjalan di Kejaksaan Agung terhadap tiga mantan pimpinan BGN.

>>> Cafu Dukung Carlo Ancelotti Latih Timnas Brasil di Piala Dunia 2026

Pemerintah berkomitmen penuh menjaga keberlangsungan manfaat pemenuhan gizi ini agar tetap diterima secara optimal oleh jutaan anak sekolah.