Video tersebut memicu narasi di media sosial bahwa rombongan Uzbekistan diperlakukan berlebihan saat tiba untuk uji coba melawan Belanda.

Cannavaro menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak akurat.

>>> Roberto Martinez Atur Menit Bermain Ronaldo demi Jaga Kondisi Jelang Piala Dunia

Mantan kapten Timnas Italia itu menyayangkan pemberitaan media massa yang dianggap menyesatkan. Ia melihat foto-foto di halaman depan surat kabar dengan judul yang tidak sesuai fakta.

"Saya melihat foto-foto di halaman depan surat kabar yang memperlihatkan pemeriksaan yang kami alami di bandara, sebagai anggota tim nasional Uzbekistan.

Saya juga melihat judul-judul berita yang menyesatkan, jadi saya ingin meluruskan hal ini," tulis Cannavaro di akun Instagramnya.

Pelatih berusia 52 tahun itu menjelaskan bahwa pemeriksaan di landasan pacu merupakan prosedur lazim bagi setiap peserta Piala Dunia 2026.

Tim tidak melewati terminal biasa, melainkan jalur khusus menuju bus.

"Ini adalah pemeriksaan rutin dan standar.

Orang-orang tidak menyadari satu hal: ketika tim nasional Piala Dunia bepergian, mereka tidak melewati terminal bandara seperti wisatawan biasa," tulis Cannavaro.

Prosedur khusus itu menuntut pemeriksaan keamanan dilakukan langsung di area landasan pacu tempat bus tim bersiap. Cannavaro memastikan tidak ada perlakuan tidak hormat dari petugas.

>>> Mengenal Sejarah dan Aturan Ketat Trofi Piala Dunia

"Namun, kami langsung dibawa ke landasan pacu dengan bus yang disediakan khusus untuk tim. Pemeriksaan yang dilalui wisatawan biasa di terminal, kami lalui langsung di landasan pacu.

Persis sama. Itu prosedur standar," ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa Timnas Belanda selaku lawan uji coba juga menjalani pemeriksaan serupa di hotel. Tidak ada skandal atau perlakuan tidak pantas.

"Jadi, tidak ada skandal. Tidak ada perlakuan yang tidak pantas atau tidak hormat.

Hal yang sama berlaku untuk pertandingan. Sebelum pertandingan persahabatan melawan Belanda, kami menjalani pemeriksaan di stadion, dan ini pun sudah diharapkan," imbuh Cannavaro.

Pihak Uzbekistan justru memberikan apresiasi tinggi terhadap sistem pengamanan penyelenggara di Amerika Serikat. Cannavaro menilai organisasi berjalan tanpa cela.

"Sebelum setiap pertandingan, tim menjalani pemeriksaan baik di hotel sebelum berangkat (seperti yang terjadi dengan Belanda) atau langsung di stadion, seperti yang terjadi pada kami.

>>> Timnas Indonesia U-19 Imbangi Australia di Babak Pertama Semifinal Piala AFF

Kenyataannya, kami menilai organisasi tersebut berjalan tanpa cela," lanjut Cannavaro.