Mengenal Sejarah dan Aturan Ketat Trofi Piala Dunia
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi bersejarah dengan 48 negara peserta yang bertanding di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Di balik kemegahan turnamen ini, trofi juara selalu menjadi pusat perhatian publik.
>>> Timnas Indonesia U-19 Imbangi Australia di Babak Pertama Semifinal Piala AFF
Trofi emas yang diperebutkan dirancang oleh seniman Italia, Silvio Gazzaniga, pada tahun 1971. Piala ini dibuat dari emas asli 18 karat dengan kandungan emas murni 75 persen.
Bagian dalam patung sengaja dibuat berongga agar tidak terlalu berat. Jika padat, bobotnya diperkirakan mencapai 70-80 kilogram, yang akan menyulitkan pemain saat mengangkatnya.
Secara fisik, trofi memiliki tinggi 36,5 sentimeter dan berat resmi 6,175 kilogram. Dua cincin batu malasit hijau pada alas memberikan keseimbangan dan ciri khas tersendiri.
Nilai material emas dan malasit diperkirakan antara 250 ribu hingga 300 ribu dolar AS.
Namun, nilai kultural dan sejarah membuat taksiran harga trofi ini mencapai sekitar 20 juta dolar AS.
Regulasi Kepemilikan dan Replika
FIFA menerapkan kebijakan tegas bahwa tim pemenang tidak boleh membawa pulang trofi asli secara permanen. Piala asli hanya hadir di lapangan saat perayaan final dan seremoni penghargaan.
Setelah seremoni selesai, petugas FIFA mengamankan piala dan mengembalikannya ke FIFA World Football Museum di Zurich, Swiss.
>>> Timnas Indonesia U-19 Tahan Imbang Australia di Babak Pertama Semifinal AFF U-19
Sebagai gantinya, juara mendapatkan replika permanen dari perunggu berlapis emas yang disebut World Cup Winners' Trophy.
Aturan ini berlaku sejak trofi baru diperkenalkan pada Piala Dunia 1974 untuk melindungi warisan sejarah.
Sebelumnya, negara yang menang tiga kali berhak memiliki Trofi Jules Rimet secara permanen, seperti yang diraih Brasil pada 1970.
Aturan Ketat Kontak Fisik
Akses menyentuh piala emas diatur sangat ketat.
Hanya dua kelompok yang diizinkan memegang tanpa sarung tangan: pemain dan pelatih pemenang final, serta kepala negara yang sedang menjabat.
Di luar itu, semua pihak termasuk delegasi resmi dan selebritas wajib mengenakan sarung tangan putih.
>>> Hiroshi Aoyama Puji Veda Ega Pratama yang Finis Keempat di Moto3 Prancis
Ketentuan ini menegaskan status trofi sebagai salah satu benda olahraga paling dilindungi di dunia.
Update Terbaru
Big Brother 28 Minggu Ketiga: Kamu Kirk Juara HOH Usai Rome Tersingkir
Senin / 27-07-2026, 07:49 WIB
Cara Cek Bansos Kemensos PKH dan BPNT Juli 2026, Panduan Lengkap Lewat Aplikasi dan Website
Senin / 27-07-2026, 07:42 WIB
Cek Desil Bansos Kemensos Online via HP, Begini Langkah Mudahnya
Senin / 27-07-2026, 07:42 WIB
Pirates Tunjuk Jose Urquidy untuk Dilespas, Panggil Catcher Shawn Ross
Senin / 27-07-2026, 07:35 WIB
Big Brother 28 Hadirkan Mekanisme Time Capsule dengan Hadiah dan Hukuman Unik
Senin / 27-07-2026, 07:35 WIB
Xiaomi 15 Ultra hingga Redmi Note 15: Deretan HP Terbaru 2026 dengan Spesifikasi Gahar
Senin / 27-07-2026, 07:35 WIB
Redmi 2026: Deretan HP Baru dari Seri A hingga K70 Ultra, Ini Spesifikasinya
Senin / 27-07-2026, 07:35 WIB
Sydney Sweeney dan Scooter Braun Lompat Bungee Bersama di Tebing Selandia Baru
Senin / 27-07-2026, 07:28 WIB
Usher Hentikan Momen Panggung dengan Penggemar di Nashville, Wanita Itu Angkat Bicara
Senin / 27-07-2026, 07:28 WIB
Shin Tae-yong Ungkap Minimnya Persiapan Jadi Biang Kekalahan Persija dari Persebaya
Senin / 27-07-2026, 07:28 WIB
Pressing Tinggi Jadi Kunci Persebaya Kalahkan Persija di Piala Presiden
Senin / 27-07-2026, 07:28 WIB
Samsung Galaxy Z Fold 8 Bergaya Paspor, Kenapa Harus Marah?
Senin / 27-07-2026, 07:21 WIB
Paramount Skydance Setuju Tunda Merger dengan Warner Bros hingga Sidang Antimonopoli Rampung
Senin / 27-07-2026, 07:21 WIB
Bukan Red Flag, 4 Zodiak Ini Justru Pasangan Paling Tulus dan Setia
Senin / 27-07-2026, 07:21 WIB







