Pelatih Timnas Uzbekistan Fabio Cannavaro angkat bicara soal pemeriksaan keamanan intensif yang dialami timnya di Amerika Serikat. Insiden itu terjadi jelang laga persahabatan melawan Belanda.

Pemeriksaan menggunakan anjing pelacak sempat memicu kebingungan. Tayangan delegasi yang diperiksa beredar di televisi Amerika Selatan dan media sosial.

>>> Giftbox Bridesmaid dan Groomsmen Jennifer Coppen Dipenuhi Sentuhan Personal

Cannavaro menegaskan tindakan tersebut bukan perlakuan buruk. Ia menyebutnya sebagai prosedur standar bandara dan stadion.

Mantan pemenang Ballon d'Or itu memberikan penjelasan melalui akun media sosial pribadi. Tujuannya meredam kesalahpahaman yang berkembang di publik.

"Saya melihat foto-foto di halaman depan surat kabar yang menunjukkan pemeriksaan yang kami jalani di bandara, sebagai anggota tim nasional Uzbekistan," kata Cannavaro.

Ia juga melihat judul-judul berita yang menyesatkan. Cannavaro ingin meluruskan hal tersebut.

Menurutnya, proses pemeriksaan di landasan pacu merupakan hal lumrah bagi tim nasional yang melakukan perjalanan udara tanpa melalui terminal biasa.

"Itu hanyalah pemeriksaan rutin dan standar.

Orang-orang tidak menyadari satu hal: ketika tim nasional Piala Dunia bepergian, mereka tidak melewati terminal bandara seperti penumpang biasa, melainkan langsung dibawa ke landasan pacu dengan bus yang disediakan khusus untuk tim," ujar Cannavaro.

Prosedur ketat ini dipastikan sama persis dengan protokol logistik tingkat tinggi yang wajib dijalani seluruh tim elite peserta turnamen.

"Pemeriksaan yang dilalui para penumpang biasa di terminal, kami jalani langsung di landasan pacu. Persis sama.

>>> Jadwal KRL Solo Jogja 11 Juni 2026: 12 Perjalanan, Tarif Rp8.000

Itu prosedur standar," ungkap Cannavaro.

Juru taktik asal Italia itu menambahkan bahwa pemeriksaan serupa kembali diterapkan saat timnya berada di stadion.