New York Knicks mencatatkan kebangkitan bersejarah setelah membalikkan defisit 29 poin untuk mengalahkan San Antonio Spurs 107-106 pada laga keempat Final NBA di Madison Square Garden, Rabu waktu setempat.

Kemenangan dramatis ini membawa tim asuhan Mike Brown unggul 3-1 dalam format best-of-seven. Mereka hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengunci gelar juara NBA pertama sejak 1973.

>>> Wembanyama Gagal di Tembakan Bebas, Knicks Menang 107-106

San Antonio Spurs sempat mendominasi paruh pertama dengan keunggulan telak 76-49. Mereka juga memecahkan rekor Finals lewat 14 tembakan tiga angka.

Namun, Knicks bangkit di paruh kedua.

Jalen Brunson mencetak 36 poin dan OG Anunoby menyumbang 33 poin, termasuk tip-in penentu kemenangan saat laga menyisakan 1,2 detik.

"Just doing what it takes to win. Our thing is crashing the glass … I just tried to make a play.

… We’re resilient," ujar Anunoby.

>>> Wembanyama Gagal Tembakan Bebas, Spurs di Ambang Eliminasi

Di kubu lawan, bintang muda Victor Wembanyama mendapat tekanan dari penonton sepanjang pertandingan. Pemain asal Prancis itu mencatat 24 poin, 13 rebound, dan tiga blok.

Wembanyama terkena flagrant foul setelah menyikut wajah Karl-Anthony Towns.

Ia kini mengoleksi tiga poin flagrant di fase gugur dan terancam sanksi larangan bertanding jika melakukan pelanggaran serupa.

"Of course, I’m going to be more careful. But it’s not going to change much," kata Wembanyama.

Ia juga kecewa timnya gagal mempertahankan keunggulan besar.

>>> San Antonio Spurs Terancam Gagal Juara Usai Tumbang di Game 4

Pertandingan kelima antara kedua tim akan berlangsung di San Antonio pada hari Sabtu mendatang.