Kanada Nyatakan Kesiapan Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Penyelenggaraan turnamen ini juga dimanfaatkan Kanada untuk memperkenalkan keberagaman budaya serta memberikan penghormatan terhadap masyarakat adat melalui tiga prinsip utama, yaitu keamanan, keramahan, dan saling menghormati.
>>> Montir Solo Ungkap Komponen Motor Listrik yang Paling Sering Rusak
Dua kota penyelenggara di Kanada, Toronto dan Vancouver, telah mengucurkan investasi besar untuk peningkatan fasilitas stadion, konektivitas transportasi, aksesibilitas pengunjung, hingga pengalaman wisata bagi para suporter.
"Kami menantikan kedatangan jutaan penggemar sepak bola dari seluruh dunia, termasuk dari Indonesia, dan berharap dapat memperlihatkan sisi terbaik Kanada kepada semuanya," ungkap Dutton.
Kemudahan Visa untuk Warga Indonesia
Di samping kesiapan kompetisi, Dutton mengumumkan kebijakan Electronic Travel Authorization (eTA) sejak 26 Mei 2026 yang mempermudah warga Indonesia pemilik visa Kanada dalam 10 tahun terakhir atau visa non-imigran AS aktif untuk berkunjung lewat jalur udara.
Langkah baru ini menjadi bagian dari strategi Kanada memperkuat kemitraan di kawasan Indo-Pasifik setelah sebelumnya menerima lebih dari 18.000 kunjungan warga Indonesia sepanjang tahun 2025.
"Kami berharap dapat menyambut lebih banyak warga Indonesia pada tahun-tahun mendatang dan semakin memperkuat hubungan antarmasyarakat yang menjadi fondasi hubungan Kanada dan Indonesia," kata Dutton.
Hubungan Bilateral Semakin Intensif
Hubungan bilateral kedua negara juga semakin intensif melalui komunikasi telepon antara Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto pada Sabtu (6/6/2026) terkait isu global dan kerja sama ekonomi.
Kedua pemimpin membahas implementasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Kanada-Indonesia (CEPA) yang telah diratifikasi oleh parlemen Kanada bulan lalu dan kini menunggu proses Peraturan Presiden di Indonesia agar bisa berlaku sebelum akhir 2026.
Pertemuan pers tersebut sekaligus menjadi momen perpisahan bagi Dutton yang akan mengakhiri masa jabatan diplomatiknya selama 2,5 tahun di Indonesia.
"Merupakan kehormatan terbesar dalam karier diplomatik saya bisa bertugas di Indonesia," ujarnya.
>>> IHSG 10 Juni 2026 Menguat ke 5.902 meski Asing Net Sell Rp3,13 Triliun
Dutton menutup pernyataannya dengan mengapresiasi perkembangan hubungan bilateral di bidang perdagangan, pertahanan, keamanan, aksi iklim, serta hubungan antarmasyarakat menjelang peringatan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara pada tahun depan.
Update Terbaru
Pinterest Integrasikan Amazon Storefronts untuk Mudahkan Monetisasi Kreator
Kamis / 11-06-2026, 11:09 WIB
TVRI Pegang Hak Siar Piala Dunia 2026, Siaran Gratis Tanpa Berlangganan
Kamis / 11-06-2026, 11:09 WIB
Pemprov DKI Jakarta Matikan Lampu 60 Menit pada Hari Lingkungan Hidup
Kamis / 11-06-2026, 11:09 WIB
Kementerian Sosial Wajibkan Surat Pernyataan 10 Poin PPPK Guru 2026
Kamis / 11-06-2026, 11:08 WIB
Pemerintah Buka Seleksi PPPK Sekolah Rakyat 2026, Cek Gaji dan Tunjangan
Kamis / 11-06-2026, 11:08 WIB
Cara Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan Sebelum Pensiun
Kamis / 11-06-2026, 11:08 WIB
PKN STAN Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Angkatan 2026, Kuota 1.000 Kursi
Kamis / 11-06-2026, 11:08 WIB
KCIC Larang Warga Bermain Layang-Layang di Sekitar Jalur Whoosh
Kamis / 11-06-2026, 11:06 WIB
Ubisoft PHK 380 Karyawan dan Tutup Dua Studio di Belgrade dan Winnipeg
Kamis / 11-06-2026, 11:06 WIB
Ubisoft PHK 380 Karyawan dan Tutup Dua Studio di Belgrade dan Winnipeg
Kamis / 11-06-2026, 11:06 WIB
Review Film Animasi Garuda di Dadaku Hadirkan Semangat Suportif dan Visual yang Dekat dengan Penonton
Kamis / 11-06-2026, 11:05 WIB
Kementerian ESDM Pastikan Harga Pertalite dan Solar Subsidi Tidak Naik
Kamis / 11-06-2026, 11:04 WIB
PT Kabelindo Murni Tbk Bagikan Dividen Tunai Rp 7,84 Miliar
Kamis / 11-06-2026, 11:04 WIB
Yamaha Racing Indonesia Targetkan Podium di ARRC Motegi
Kamis / 11-06-2026, 11:02 WIB






