Laga uji coba terakhir Inggris menjelang Piala Dunia 2026 melawan Kosta Rika di Stadion Inter&Co, Orlando, Amerika Serikat, pada Rabu (10 Juni 2026) sempat tertunda satu jam akibat badai tropis ekstrem.

Genangan air dan ancaman sambaran petir memaksa panitia menunda kick-off demi keselamatan pemain dan penonton.

>>> Rafael Leao Ingin Hengkang dari AC Milan, Incar Liga Inggris atau Spanyol

Akun media sosial resmi Inggris mengonfirmasi perubahan jadwal setelah staf bergerak cepat mengeringkan lapangan.

"Setelah pemeriksaan lapangan di stadion, pertandingan hari ini melawan Kosta Rika akan dimulai pada pukul 22.00 (waktu Inggris) – dengan syarat tidak ada lagi sambaran petir di area tersebut," tulis akun resmi Inggris.

Badai petir memicu peringatan darurat di layar raksasa stadion yang mengimbau penonton mencari tempat berlindung.

Suhu tinggi di atas 30 derajat Celsius juga memaksa diberlakukannya jeda minum wajib.

Mantan manajer Chelsea, Enzo Maresca, sebelumnya mengkritik pemilihan wilayah Pantai Teluk dan Tenggara AS setelah enam laga Piala Dunia Antarklub tahun lalu terganggu cuaca serupa.

"Jika Anda menunda tujuh, delapan pertandingan, itu berarti mungkin itu bukan tempat yang tepat untuk menggelar kompetisi ini," kata Enzo Maresca.

Kapten Inggris Harry Kane menanggapi kondisi iklim ekstrem setelah laga pemanasan sebelumnya melawan Selandia Baru.

"Istirahat minum itu membantu.

Banyak orang membicarakan soal panas, tapi saya tidak berpikir itu akan menjadi faktor sebesar yang dikatakan beberapa orang.

Kami semua adalah atlet, kami semua profesional, dan pernah bermain dalam kondisi cuaca panas sebelumnya," kata Harry Kane.

Setelah laga berjalan, Declan Rice langsung mencetak gol pada menit kesembilan memanfaatkan umpan tarik Anthony Gordon, menyusul ancaman awal dari tendangan Jude Bellingham pada menit kelima.