PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi per Rabu, 10 Juni 2026.

Kenaikan signifikan terjadi pada Pertamax RON 92 dan Pertamax Green 95.

>>> PT Menthobi Karyatama Raya Tbk Targetkan Penjualan Rp1,390 Triliun pada 2026

Pertamax kini dibanderol Rp 16.250 per liter, naik dari sebelumnya Rp 12.300 per liter.

Sementara itu, Pertamax Green 95 dijual Rp 17.000 per liter, naik dari Rp 12.900 per liter.

Kebijakan ini memicu reaksi masyarakat, terutama soal perbandingan harga dengan negara tetangga.

Perbandingan Harga BBM RON 95 di ASEAN

Meski naik, harga BBM RON 95 di Indonesia masih tergolong kompetitif di kawasan Asia Tenggara.

Berdasarkan data globalpetrolprice Juli 2026, Singapura menjadi negara termahal dengan harga Rp 43.300 per liter.

>>> Video Viral Rekam Objek Terbang Misterius di Area 51 Nevada

Thailand menjual RON 95 seharga Rp 29.100 per liter, disusul Kamboja Rp 25.900, dan Filipina Rp 24.600.

Indonesia berada di posisi menengah dengan Rp 17.000 per liter, sedikit di atas Vietnam dan Malaysia yang masing-masing Rp 15.900 per liter.

Harga Solar CN53 di ASEAN

Untuk solar, Singapura kembali menjadi yang termahal dengan harga Rp 54.700 per liter.

Indonesia menempati posisi kedua melalui Pertamina Dex seharga Rp 24.800 per liter, bersaing ketat dengan Filipina Rp 24.700.

>>> BPJS Kesehatan Tekor Rp2 Triliun per Bulan, Terancam Gagal Bayar Juli 2027

Kamboja, Thailand, Malaysia, dan Vietnam menawarkan harga solar lebih murah, masing-masing Rp 22.900, Rp 22.200, Rp 19.900, dan Rp 18.800 per liter.