"Kejuaraan ini masih sangat panjang, tetapi saat ini kami belum berada di level itu," ujarnya.

"Akhir pekan ini memang berjalan sangat baik, tetapi di Mugello kami tertinggal 10 detik dari pemimpin balapan.

Saya masih harus mencapai versi 100 persen yang baru dari diri saya."

Marquez menambahkan, "Jika saya berada di sini, tujuannya adalah bertarung. Di setiap balapan dan setiap sesi latihan."

Fokus pada Kekuatan Ducati

Marquez enggan membahas kegagalan ganda yang dialami tim Aprilia di Balaton Park. Ia lebih fokus pada kekuatan Ducati sepanjang musim.

"Saya mengenakan baju balap merah dan saya berada di tim terbaik dengan motor terbaik. Saya yakin dalam 22 balapan, kami memiliki motor terbaik," katanya.

Ingin Lebih Menikmati Balapan

Marquez mengaku mulai mengubah cara pandangnya terhadap karier di MotoGP. Ia merasa selama bertahun-tahun terlalu membebani diri dengan tekanan untuk selalu tampil sempurna.

"Saya ingin menikmati semuanya. Sekarang, setelah semua yang terjadi, saya sadar bahwa saya perlu menikmati momen ini," ujarnya.

>>> Atletico Madrid Tolak Tawaran Rp3,1 Triliun Real Madrid untuk Julian Alvarez

"Saya juga ingin sedikit lebih lunak terhadap diri sendiri. Saya ingin lebih rileks, tetapi tetap dengan intensitas yang sama," pungkasnya.