Dalam pertemuan pertama dengan pemain, saya tidak berbicara tentang sepak bola, hanya tentang kehidupan pribadi mereka," kata Fabregas.

"Saya ingin mengidentifikasi mentalitas mereka, menjelaskan siapa kami, bagaimana kami bekerja. Pemain dan keluarga mereka lebih penting daripada siapa pun," imbuhnya.

Fabregas meyakini rasa saling percaya antara pelatih dan pemain sangat krusial. "Saya percaya sepenuhnya pada mereka.

Anda akan selalu mendapatkan yang terbaik dari pemain jika pelatih percaya dan mengenal mereka," tegasnya.

Prinsip ini membuatnya memiliki otoritas penuh dalam kebijakan olahraga di Como. Ia memilih fokus dan tidak terburu-buru meninggalkan proyeknya saat ini.

>>> Iran Serang Pangkalan Militer AS di Yordania dan Teluk

"Yang saya tidak mengerti adalah terkadang klub merekrut pemain tanpa berbicara dengan pelatih. Padahal, pelatihlah yang perlu membuat pemain bermain dan meningkatkan kemampuan mereka," pungkasnya.