Produsen konsol Xbox dilaporkan harus memutar otak dan menyiapkan langkah baru untuk perangkat generasi terbaru mereka, Project Helix.

Langkah ini diambil di tengah kekhawatiran para produsen mengenai lonjakan harga komponen PC saat ini.

>>> Garena Rilis Kode Redeem FF 10 Juni 2026, Klaim Reward Gratis Sekarang

Chief Strategic Officer Xbox, Matthew Ball, mengakui bahwa perusahaan perlu menyusun ulang strategi terkait konsol next-gen tersebut.

Seperti dilansir dari Gamebrott, pihak manajemen tengah berupaya merancang konsol yang tetap terjangkau dan fleksibel bagi konsumen.

Krisis Komponen Dorong Perubahan Strategi

Krisis komponen ini diprediksikan masih akan terus berlangsung selama 2 hingga 2,5 tahun ke depan.

Kondisi tersebut memaksa Xbox memikirkan kembali bentuk dan model konsol Helix agar tetap efisien di pasar global.

Kendati kelangkaan perangkat keras membuat harga komponen seperti RAM dan SSD melonjak tidak karuan belakangan ini, Xbox menegaskan sikap optimis mereka.

>>> Kolaborasi dengan Cyberpunk Edgerunners Dorong Lonjakan Pemain Wuthering Waves di Steam

Perusahaan berkomitmen penuh untuk tetap meluncurkan konsol masa depan tersebut ke publik.

"Kami bekerja sangat keras untuk memikirkan ulang segala hal yang bisa kami lakukan terkait Helix, yang merupakan konsol yang kami berkomitmen untuk diluncurkan.

Kami sangat menyadari cara-cara di mana kami perlu melakukan perombakan sebagai perusahaan untuk memastikan harganya terjangkau dan fleksibel," kata Matthew Ball.

Kepastian mengenai kemampuan produksi Helix dengan biaya rendah masih harus menunggu perkembangan waktu lebih lanjut.

>>> Lonjakan Unduhan FF Kipas Beta Picu Ancaman Keamanan Siber

Situasi ini kian menantang mengingat adanya kabar bahwa harga RAM diproyeksikan belum akan mengalami penurunan dalam beberapa tahun mendatang.