New York Knicks meraih dua kemenangan awal di Final NBA 2026 setelah Karl-Anthony Towns mendominasi lini dalam melawan Victor Wembanyama.

Pertandingan berlangsung hingga Senin, 8 Juni 2026 waktu setempat.

>>> San Antonio Spurs Ungguli New York Knicks pada Kuarter Keempat

Dilansir dari sports. yahoo.

com, Knicks kini hanya butuh dua kemenangan lagi untuk merebut gelar juara NBA pertama mereka dalam lebih dari setengah abad.

Kontribusi besar Towns menjadi faktor utama.

Pemain enam kali All-Star itu mencatat rata-rata 20 poin dan 13 rebound dalam dua gim pertama.

Akurasi tembakannya mencapai 56 persen dari lapangan dan 43 persen dari garis tiga angka.

Masalah Produktivitas Spurs

San Antonio Spurs mengalami kesulitan produktivitas poin dengan efisiensi serangan hanya 100,5 poin per 100 penguasaan bola di final ini.

>>> San Antonio Spurs Ungguli New York Knicks di Kuarter Keempat Final NBA

Pelatih Mitch Johnson menyoroti performa Wembanyama yang hanya melepaskan empat tembakan di paruh pertama gim kedua.

"Not acceptable," kata Mitch Johnson. Ia juga menyoroti tingginya turnover yang dilakukan pemain Spurs saat transisi cepat.

"Sometimes the result cannot be as consistent as you want," ujar Johnson. Ia menilai hilangnya momentum sering terjadi akibat kegagalan penyelesaian akhir yang berujung serangan balik lawan.

"Going from looking like we’re probably getting a bucket to giving up a bucket," tambahnya.

Strategi bertahan Knicks yang dikomandoi OG Anunoby berhasil menutup ruang gerak di perimeter dalam, menyulitkan umpan lambung ke Wembanyama.

Johnson mengakui, "There are times I think when he was open on rolls or around the paint, and his teammates got to give him the ball."

>>> Final NBA 2026: Knicks Jamu Spurs di Madison Square Garden, Pengamanan Diperketat

Pemain belakang Spurs, De'Aaron Fox, menekankan perlunya perubahan strategi. "For us, we got to try to find a way to get easy baskets," katanya.