Manajemen Barcelona menetapkan mantan kapten mereka, Cesc Fabregas, sebagai kandidat utama untuk mengisi kursi kepelatihan tim di masa depan apabila Hansi Flick memutuskan hengkang.

Langkah proaktif dari raksasa Liga Spanyol tersebut dilaporkan oleh Radio Catalunya pada Selasa, 9 Juni 2026.

>>> Asal-usul Istilah Football dan Soccer: Sejarah Perdebatan Nama Sepak Bola

Petinggi klub Catalan bahkan telah mengutus Alejandro Echevarria selaku tangan kanan Presiden Joan Laporta ke markas Como beberapa bulan lalu guna merampungkan penawaran.

Kinerja Fabregas Bersama Como

Ketertarikan Barcelona muncul setelah Fabregas memperlihatkan kinerja menjanjikan bersama Como di kompetisi kasta tertinggi Italia.

Di bawah arahan taktis pria asal Spanyol tersebut, tim berjuluk Biancoblu berhasil finis di peringkat keempat Serie A musim 2025/2026 sekaligus mencetak sejarah lolos ke Liga Champions untuk pertama kali.

>>> Aparat Keamanan AS Dikritik Keras Usai Perlakukan Peserta Piala Dunia 2026

Pilihan terhadap Fabregas secara otomatis mencoret nama mantan pelatih Barcelona lainnya, Luis Enrique, dari daftar buruan.

Berdasarkan pemberitaan media AS, Barcelona terkendala masalah finansial karena tidak sanggup menyamai gaji Enrique di Paris Saint-Germain yang mencapai 12 juta euro per tahun, di samping adanya ketidakcocokan manajemen dengan metode pendekatan Enrique di ruang ganti.

Di sisi lain, posisi Hansi Flick di Spotify Camp Nou sebenarnya masih sangat aman menyusul performa impresifnya yang menghasilkan dua gelar LaLiga dan satu trofi Copa del Rey dalam dua musim pertama.

>>> Erick Thohir Bantah Ada Perbedaan Perlakuan ke Pemain Timnas

Juru taktik asal Jerman itu juga baru menandatangani perpanjangan kontrak bersama Blaugrana hingga tahun 2028 dengan opsi tambahan selama satu tahun.