7 Kepribadian dari Kebiasaan Membuka Banyak Tab Browser Sekaligus
Kebiasaan membuka banyak tab browser secara bersamaan, atau yang dikenal sebagai tab hoarding, ternyata bisa mengungkapkan karakter seseorang.
Fenomena ini menarik perhatian para peneliti karena berkaitan dengan cara berpikir dan mengelola informasi.
>>> Show Token Suntik Dana Produksi Film Cerita Lila, Target 35 Film Tahun Ini
Penelitian dari Carnegie Mellon University menemukan bahwa lebih dari separuh responden kesulitan menutup tab yang sudah dibuka. Sekitar 30 persen di antaranya mengaku memiliki kebiasaan ini secara rutin.
Dr. Sarah Gray, psikolog klinis dari Integrative Psychology, PC, menjelaskan bahwa kebiasaan menumpuk tab dapat menunjukkan tujuh kepribadian tertentu.
Berikut penjelasannya.
Tujuh Kepribadian di Balik Tab Hoarding
Pertama, orang yang rentan terhadap kecemasan. Mereka takut menutup tab karena khawatir kehilangan informasi penting yang mungkin dibutuhkan di masa depan.
Kedua, tipe intelektual. Individu yang haus ilmu cenderung membiarkan banyak tab terbuka untuk terus mengikuti berbagai topik yang ingin dipelajari.
>>> Sandara Park Dirikan Agensi ARADNAS dan Siapkan Album Baru
Ketiga, kepribadian kreatif. Orang dengan kreativitas tinggi merasa nyaman mengerjakan banyak proyek sekaligus dan menggunakan tab sebagai pengingat visual.
Keempat, neurodivergen. Otak neurodivergen sering kesulitan dengan fungsi eksekutif, sehingga tab browser menjadi isyarat visual untuk mengatur tugas.
Kelima, mudah lupa. Tumpukan tab berfungsi sebagai pengingat visual tentang tugas atau informasi yang harus diselesaikan agar tidak hilang.
Keenam, cenderung menunda-nunda. Orang yang suka menunda pekerjaan membiarkan tab terbuka lebih lama karena kesulitan menyelesaikan dan memanfaatkan informasi tersebut.
Ketujuh, perfeksionis. Kepribadian ini merasa perlu mengumpulkan semua informasi lengkap sebelum bertindak demi mendapatkan rasa kendali dan kepastian.
>>> Timnas Indonesia Tekuk Mozambik 1-0 Lewat Gol Ole Romeny
Meskipun memiliki sisi positif sebagai alat bantu visual, membuka terlalu banyak tab browser pada akhirnya dapat mengganggu fokus dan produktivitas sehari-hari.
Update Terbaru
Spanyol Uji Coba Formasi Utama Hadapi Peru, Siap Tempur di Piala Dunia 2026
Rabu / 10-06-2026, 00:01 WIB
Donald Trump Disoraki Penonton di Madison Square Garden Jelang Final NBA
Rabu / 10-06-2026, 00:01 WIB
Maextro V800: Minivan Mewah China yang Menantang Rolls-Royce
Rabu / 10-06-2026, 00:01 WIB
Timnas Indonesia Raih Poin Tambahan Usai Kalahkan Mozambik
Rabu / 10-06-2026, 00:00 WIB
Bayern Munchen Tolak Jual Michael Olise ke Real Madrid
Rabu / 10-06-2026, 00:00 WIB
29 Negara Siap Bertanding di Kejuaraan Golf Junior Dunia Jakarta 2026
Rabu / 10-06-2026, 00:00 WIB
Bank Raya Perluas Nasabah Lewat 111 Fitur Digital dan Program Loyalitas
Rabu / 10-06-2026, 00:00 WIB
Donald Trump Disoraki Penonton di Madison Square Garden Jelang Final NBA
Selasa / 09-06-2026, 23:49 WIB
San Antonio Spurs Tekuk New York Knicks di Final NBA 2026
Selasa / 09-06-2026, 23:49 WIB
Kamboja Singkirkan Vietnam dan Malaysia dari Piala AFF U-19 2026
Selasa / 09-06-2026, 23:49 WIB
Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 118 FIFA Usai Tekuk Mozambik
Selasa / 09-06-2026, 23:48 WIB
Wacana Layer Baru Cukai Rokok Berisiko Picu Distorsi Pasar
Selasa / 09-06-2026, 23:48 WIB
IHSG Melonjak 7,57 Persen Setelah Tekanan Empat Hari
Selasa / 09-06-2026, 23:48 WIB
Defisit Perdagangan AS Menyempit Jadi US$55,9 Miliar pada April 2026
Selasa / 09-06-2026, 23:48 WIB






