Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) melesat 7,5 persen pada perdagangan Selasa (9/6/2026).

Namun, di tengah penguatan tersebut, investor asing justru melakukan aksi jual bersih atau net sell dalam skala besar.

>>> PT Dharma Satya Nusantara Tbk Bagikan Dividen Rp498 Miliar untuk Tahun Buku 2025

Akumulasi penjualan bersih oleh investor asing di seluruh pasar pada hari ini menembus angka Rp 2,4 triliun.

Total net sell investor asing sepanjang tahun berjalan pun melonjak hingga mencapai Rp 64,2 triliun, berdasarkan data resmi BEI.

Aksi lepas saham oleh pemodal internasional ini menyasar sejumlah emiten berkapitalisasi besar yang menjadi motor penggerak indeks.

Di pasar reguler, pelepasan aset terbesar melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan nilai net sell mencapai Rp 476,8 miliar.

Saham sektor perbankan lain seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga banyak dilego asing dengan catatan penjualan bersih Rp 468,3 miliar.

Tekanan jual berlanjut pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp 267,7 miliar dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) senilai Rp 261,2 miliar.

Dua saham blue chip lainnya, yaitu PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), turut mencatatkan aksi jual asing masing-masing senilai Rp 141,5 miliar dan Rp 102,5 miliar.

Sebaliknya, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi buruan dengan net buy asing sebesar Rp 26,19 miliar.

>>> Xi Jinping dan Kim Jong Un Perkuat Komitmen Hubungan Bilateral

Pada akhir sesi perdagangan, IHSG menguat 404,5 poin atau 7,57 persen ke posisi 5.746,6.