"Tetapi dalam situasi seperti sekarang, saya tidak bisa menjalani akhir pekan balapan dengan langsung menyerang sejak awal," ucap Marc Marquez.

Marquez menyatakan akan bersikap selektif dalam menerapkan gaya membalap agresif demi menjaga kebugaran tubuhnya.

"Jika saya merasa baik, saya akan menyerang. Namun saya tidak bisa datang ke setiap balapan dengan pendekatan seperti itu," tutur Marc Marquez.

>>> Shao Jiayi Waspadai Permainan Cepat Thailand Jelang Laga Uji Coba

Kemenangan di Hungaria ini juga tidak membuat sang pembalap gegabah dalam memikirkan perebutan takhta juara dunia musim 2026.

Marquez memilih untuk bersikap realistis dan fokus pada pemulihan total sebelum jeda paruh musim berakhir.

"Saya ingin bisa mengatakan setelah jeda musim panas bahwa saya siap menyerang. Tetapi sekarang belum waktunya," ujar Marc Marquez.

Ia menilai risiko yang dihadapi saat ini masih terlalu besar jika dirinya memaksakan diri tampil tanpa perhitungan matang.

"Saya merasa saat ini lebih banyak yang bisa saya rugikan dibandingkan yang bisa saya dapatkan. Jadi saya harus tetap tenang," tegas Marc Marquez.

Awalnya, kemenangan di seri ini tidak masuk dalam target utama tim karena Marquez hanya fokus mencari ritme balap yang tepat.

Namun, performa motor yang langsung kompetitif sejak hari pertama latihan bebas mengubah jalannya akhir pekan balapan.

"Saya percaya pada diri sendiri, tetapi sejujurnya kemenangan ini tidak ada dalam rencana," ungkap Marc Marquez.

Kecepatan yang didapatkan dengan mudah sejak sesi awal membantu dirinya dalam menghemat tenaga demi balapan utama.

"Titik kuncinya adalah pada hari Jumat.

Pada putaran ketiga atau keempat saya langsung mendapatkan catatan waktu yang bagus dengan cukup mudah," kata Marc Marquez.

Keberhasilan ini harus dibayar mahal dengan munculnya gangguan fisik baru pada lengan kirinya akibat kompensasi gaya berkendara.

"Ini mungkin pertama kalinya dalam karier saya mengalami masalah arm pump di lengan kiri karena saya terlalu banyak mendorong motor dengan sisi kiri," jelas Marc Marquez.

>>> Veda Ega Pratama Buka Suara Soal Perbandingan dengan Hakim Danish

Meski didera masalah arm pump, Marquez tetap mampu mempertahankan posisi terdepan hingga garis finis dan membuktikan proses pemulihannya berjalan di jalur yang benar.