Pelatih Timnas Portugal Roberto Martinez secara tegas menolak status tim favorit bagi anak asuhnya menjelang Piala Dunia 2026.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul hasil undian yang menempatkan Portugal di Grup K bersama RD Kongo, Uzbekistan, dan Kolombia.

>>> OJK Minta Pasar Rasional Tanggapi Seruan Jual Saham Indonesia

Banyak pihak menilai Portugal sebagai calon kuat juara karena kedalaman komposisi pemain yang mumpuni.

Skuad mereka diperkuat mesin gol utama Cristiano Ronaldo yang masih tajam di lini depan.

Kekuatan lini tengah juga disokong kombinasi Vitinha dan Joao Neves yang sukses membawa PSG meraih trofi Liga Champions dua kali beruntun.

Bernardo Silva dan Bruno Fernandes yang berada di usia emas tetap menjadi pilar utama di klub masing-masing.

Portugal Bukan Favorit

Kendati demikian, Martinez berpendapat status unggulan utama tidak tepat disematkan pada timnya saat ini.

Ia menilai predikat tersebut hanya cocok untuk negara-negara yang sudah pernah merasakan atmosfer mengangkat trofi juara.

>>> Ekonom Prediksi The Fed Tahan Suku Bunga hingga Akhir 2026

"Label tim favorit hanya pantas disandangkan pada tim-tim yang pernah jadi kampiun. Kami belum pernah," jelas Martinez, dilansir dari Reuters.

Mantan pelatih Belgia itu menambahkan bahwa pasukannya tetap mengusung target tertinggi untuk menjadi penantang gelar.

"Kami bermimpi menangi Piala Dunia dan mau jadi kandidat. Tapi kami, bukan tim favorit," tegas Martinez.

Sepanjang sejarah, Portugal tercatat lolos ke putaran final Piala Dunia sebanyak sembilan kali.

Pencapaian tertinggi mereka diraih saat debut pada edisi 1966 dengan menduduki peringkat ketiga.

>>> Emiten Terafiliasi Djarum Berbenah, IBST dan SUPR Siap Go Private

Catatan sejarah juga menunjukkan tim ini telah empat kali terhenti di babak penyisihan grup, termasuk pada edisi 2022.